Lembaga Penelitian dan Pengabdian UTB Lampung Gelar Workshop

  • 10 Agt 2026 19:26 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tulang Bawang (UTB) Lampung menggelar Workshop Pendampingan Tata Kelola Jurnal Ilmiah Menuju Akreditasi SINTA 1 dan SINTA 2 berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 9 Tahun 2026 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah, Senin 10 Agustus 2026.

Workshop yang menghadirkan Psikolog Hamid Mukhlis, M.Psi, sebagai narasumber ini diikuti fasilitator, pimpinan UTB, para dekan, ketua program studi, editor in chief, managing editor, dewan editor, reviewer, serta pengelola jurnal ilmiah.

Ketua LPPM UTB Lampung sekaligus penyelenggara, Thabita Carolina, mengatakan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut perguruan tinggi untuk terus meningkatkan kualitas tridarma, khususnya pada bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Salah satu indikator penting dalam mengukur mutu penelitian sebuah perguruan tinggi adalah kualitas jurnal ilmiah yang dikelola.

Oleh karena itu, menurut Thabita, penguatan tata kelola jurnal menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya peningkatan reputasi akademik institusi.

"Bagi UTB Lampung, jurnal ilmiah bukan hanya menjadi media publikasi hasil penelitian dosen dan peneliti, tetapi juga merupakan sarana untuk memperkuat budaya akademik, meningkatkan kolaborasi penelitian, serta memperluas kontribusi universitas terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat," kata Thabita.

Melalui workshop ini, lanjutnya LPPM UTB berupaya memberikan pendampingan yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga praktis dan aplikatif. Kegiatan ini diharapkan mampu membantu setiap pengelola jurnal melakukan evaluasi diri, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan jurnal yang dikelola, serta menyusun strategi peningkatan mutu yang terarah menuju akreditasi SINTA 1 maupun SINTA 2.

Sebab keberhasilan sebuah jurnal tidak hanya bergantung pada editor atau pengelola jurnal, tetapi merupakan hasil sinergi seluruh sivitas akademika. Dukungan pimpinan universitas, fakultas, program studi, dosen, reviewer, editor, dan tenaga kependidikan menjadi faktor penting dalam menciptakan jurnal yang berkualitas dan bereputasi.

"Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti workshop ini dengan sungguh-sungguh. Gunakan kesempatan ini untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan jurnal, sekaligus memperoleh solusi dan praktik terbaik yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing," ujar Thabita.

Dia juga berharap setelah kegiatan ini, setiap jurnal memiliki rencana tindak lanjut yang jelas, terukur, dan realistis. Dengan demikian, peningkatan kualitas jurnal tidak hanya menjadi target jangka pendek untuk memperoleh akreditasi yang lebih tinggi, tetapi menjadi budaya kerja yang terus berkembang di UTB Lampung.

"Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada narasumber yang telah berkenan berbagi pengalaman dan pengetahuan, kepada panitia yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik, serta kepada seluruh peserta yang menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas jurnal ilmiah UTB," ucapnya.

Thabita juga berharap, kegiatan ini memberikan manfaat yang nyata, menghasilkan rekomendasi yang implementatif, serta menjadi langkah strategis dalam mewujudkan jurnal-jurnal ilmiah UTB yang unggul, bereputasi, dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....