UIN RIL dan BBPOM Jajaki Kerja Sama Magang dan Riset

  • 28 Jul 2026 08:19 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menerima audiensi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandar Lampung untuk membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan kewirausahaan mahasiswa, Senin, 27 Juli 2026.

Audiensi berlangsung di Ruang Rapat Wakil Rektor III Gedung Academic & Research Center UIN RIL. Pertemuan dipimpin Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN RIL, Bambang Budiwiranto, bersama jajaran pimpinan fakultas dan unit kerja, serta Kepala BBPOM Bandar Lampung, Bagus Heri Purnomo.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana sinergi untuk mendukung pengembangan kewirausahaan mahasiswa, khususnya di bidang obat tradisional, kosmetik, dan pangan olahan yang memenuhi ketentuan keamanan, mutu, dan regulasi.

Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada program magang mahasiswa, penelitian, pendampingan Kuliah Kerja Nyata (KKN), penguatan laboratorium, edukasi keamanan pangan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Wakil Rektor III UIN RIL, Bambang Budiwiranto, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) memiliki potensi besar untuk mendukung berbagai program BBPOM, termasuk melalui pengembangan bidang halal.

"Harapannya ada take and give yang muncul. Kerja sama ini jangan sampai menjadi sleeping MoU, tetapi benar-benar saling menguntungkan dan bersama-sama menyukseskan program kedua belah pihak," ujarnya.

Kepala BBPOM Bandar Lampung, Bagus Heri Purnomo, mengatakan pihaknya terus membangun kemitraan dengan perguruan tinggi dalam menjalankan fungsi pengawasan obat dan makanan sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, ruang lingkup kerja sama meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. BBPOM juga membuka kesempatan magang minimal dua bulan bagi mahasiswa, kolaborasi penelitian, hingga pendampingan mahasiswa KKN sebagai fasilitator keamanan pangan.

Selain itu, BBPOM siap memberikan pendampingan kepada mahasiswa yang mengembangkan usaha di bidang pangan olahan, herbal, dan kosmetik, mulai dari aspek keamanan produk hingga proses registrasi.

"Mudah-mudahan dari audiensi ini ada beberapa program yang bisa ditindaklanjuti dan disinergikan," kata Bagus.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN RIL, Sovia Mas Ayu, menyampaikan bahwa fakultasnya saat ini tengah mengembangkan Laboratorium Halal yang sedang menjalani proses sertifikasi ISO. Laboratorium tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas pengujian sampel di masa mendatang.

Audiensi juga menghasilkan sejumlah usulan kolaborasi lain, di antaranya keterlibatan BBPOM sebagai mitra Program Prima Magang Kementerian Agama, pendampingan inkubasi bisnis mahasiswa, serta integrasi edukasi keamanan pangan dalam kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan program Goes to School.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kerja sama berkelanjutan antara UIN Raden Intan Lampung dan BBPOM Bandar Lampung dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kewirausahaan mahasiswa yang memenuhi aspek keamanan, mutu, dan regulasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....