Inovasi Tim PKM Polinela , Bantu Petani Tekan Biaya Produksi

  • 10 Agt 2026 14:04 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO,ID,Bandar L:ampung- – Tim dosen dan mahasiswa dari Politeknik Negeri Lampung (Polinela) sukses melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Gedung Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Mengusung inovasi Integrated Bio-Cycle Farming System, tim PKM yang terdiri dari Rizky Rahmadi (Ketua), Priyadi dan Fajar Rochman (Anggota Dosen), serta Nayu Asfira dan Robi Imam Sarwanda (Anggota Mahasiswa) berhasil mendampingi Kelompok Tani (Poktan) Mekar Jaya mengolah limbah pertanian menjadi pupuk mandiri guna mendukung budidaya edamame sehat bernilai ekonomi tinggi.

Ketua Tim Pengabdi, Rizky Rahmadi, menjelaskan bahwa program ini hadir sebagai solusi atas tingginya biaya produksi yang dikeluhkan petani akibat ketergantungan pada pupuk dan pestisida kimia sintetis. Di sisi lain, potensi limbah jerami, tongkol jagung, dan kotoran ternak sapi di desa tersebut sangat melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal.

"Melalui program ini, kami mengintroduksi teknologi Tong Komposter 2-in-1 yang mampu mengolah limbah padat dan kotoran ternak menjadi kompos sekaligus Pupuk Organik Cair (POC). Inovasi ini terbukti mampu menekan biaya produksi hingga 40 persen," kata Rizky.

Tak hanya memecahkan masalah kemandirian pupuk, tim juga mentransfer teknologi bio-proteksi berupa insektisida organik dari ekstrak daun sirsak dan bio-herbisida alami dari hasil fermentasi air kelapa. Hal ini selaras dengan tujuan program untuk memproduksi edamame minim residu kimia. Edamame segar ini diproyeksikan menjadi komoditas unggulan penyuplai rantai pasok protein nabati lokal guna mendukung program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Guna menjaga stabilitas harga dan kepastian pasokan, tim pengabdi turut membenahi manajemen kelompok. Kelima belas petani Poktan Mekar Jaya dibekali dengan instrumen Kalender Tanam Rotasi. Sistem ini membagi jadwal tanam ke dalam beberapa blok waktu bergilir untuk mencegah terjadinya panen raya serentak (over-supply) yang kerap menjatuhkan harga, sekaligus memastikan stok edamame tersedia secara kontinu setiap pekannya.

"Alhamdulillah, berkat pendampingan dari tim Polinela, kami sekarang bisa membuat pupuk dan obat hama sendiri dari limbah di sekitar kandang. Kami juga siap menanam edamame dengan jadwal yang teratur supaya harganya tetap stabil dan terus bisa panen," ucap perwakilan Poktan Mekar Jaya.

Kegiatan pengabdian yang berlangsung intensif selama delapan bulan ini mengadopsi metode partisipatif, di mana para petani aktif dilibatkan mulai dari sosialisasi, pelatihan, pembuatan demplot percontohan seluas 400 meter persegi, hingga panen dan inisiasi kemitraan pasar. Kesuksesan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat ini tidak terlepas dari dukungan pendanaan penuh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI melalui skema BIMA ruang lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2026.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....