Sering Kentut setelah Makan Ubi? Ini Fakta Unik di Baliknya

  • 21 Mei 2026 09:50 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Ubi menjadi salah satu makanan favorit banyak orang, terutama sebagai camilan sehat atau menu pengganti nasi. Rasanya manis alami, mengenyangkan, dan kaya serat. Namun, ada satu hal yang sering dialami setelah mengonsumsinya: perut terasa penuh dan jadi lebih sering kentut.

Fenomena ini ternyata cukup umum dan memiliki penjelasan yang menarik. Ubi mengandung serat tinggi yang baik untuk sistem pencernaan. Saat serat tersebut masuk ke usus, bakteri baik di dalam tubuh akan membantu memecahnya. Proses inilah yang kemudian menghasilkan gas.

Selain serat, ubi juga memiliki kandungan pati alami yang tidak seluruhnya langsung dicerna tubuh. Sebagian pati akan masuk ke usus besar dan difermentasi oleh bakteri, sehingga memicu terbentuknya gas lebih banyak dibanding makanan lain.

Meski terdengar mengganggu, kondisi ini justru menjadi tanda bahwa sistem pencernaan sedang bekerja aktif. Gas yang muncul merupakan hasil dari proses fermentasi alami di dalam usus.

Menariknya, ubi justru tetap termasuk makanan sehat yang banyak dipilih dalam pola diet modern. Kandungan seratnya membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga cocok untuk mereka yang sedang menjaga pola makan.

Agar tidak terlalu sering mengalami perut kembung setelah makan ubi, disarankan mengonsumsinya dalam porsi wajar dan memastikan ubi dimasak hingga matang sempurna.

Jadi, jika setelah makan ubi tubuh menjadi lebih sering mengeluarkan gas, hal itu merupakan hal yang wajar. Di balik sensasi tersebut, ada proses pencernaan yang sedang bekerja menjaga kesehatan usus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....