Pemkot Bandarlampung Kucurkan Dana Koperasi Merah Putih
- 23 Jul 2025 13:53 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta sebagai dana awal bagi Koperasi Merah Putih di setiap kelurahan. Program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah kota dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi berbasis wilayah.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan hal tersebut saat membuka peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 tingkat kota yang digelar di Aula Semergou, Selasa (22/7/2025).
“Alhamdulillah, di Bandar Lampung sudah ada 126 kelurahan yang menyelesaikan proses notaris untuk pendirian Koperasi Merah Putih," kata Eva Dwiana. "Kita harap koperasi ini bisa berkembang, karena kita tidak punya pertanian, jadi fokus kita pada penguatan UMKM."
Ia menambahkan bahwa dana awal sebesar Rp100 juta telah dialokasikan untuk setiap koperasi di kelurahan sebagai modal dasar. Selain itu, koperasi juga dapat mengakses pendanaan dari pemerintah pusat hingga Rp3 miliar.
Agar pengelolaan koperasi berjalan baik dan akuntabel, Pemkot Bandar Lampung juga menggandeng Kejaksaan Tinggi, kepolisian, serta sejumlah instansi terkait guna memperkuat sistem pengawasan.
“Kita harap koperasi yang aktif ini bisa memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandar Lampung,” katanya, menjelaskan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, mengatakan bahwa koperasi Merah Putih mengusung prinsip “satu kelurahan, satu koperasi”. Saat ini, seluruh 126 kelurahan telah memiliki koperasi resmi yang dibentuk melalui musyawarah dan sudah memiliki akta notaris.
“Alhamdulillah, seluruh kelurahan sudah punya koperasi," ujar Riana Apriana. "Hari ini kita juga lakukan penyerahan simbolis akta notaris dan pengesahan badan hukumnya."
Menurut Riana, koperasi Merah Putih bersifat umum, namun diharapkan memiliki unit usaha yang nyata dan sesuai kebutuhan masyarakat. Sejauh ini, sudah ada enam gerai yang aktif beroperasi sebagai bentuk implementasi koperasi tersebut.
Dengan dukungan anggaran, legalitas, serta pengawasan yang kuat, Pemkot berharap koperasi Merah Putih bisa menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus menciptakan pelaku UMKM baru di setiap kelurahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....