Rating TV Piala Dunia 2026 di AS Pecahkan Rekor
- 01 Jul 2026 04:46 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Animo masyarakat Amerika Serikat menonton Piala Dunia 2026 melonjak tajam memasuki babak gugur, menjadikan stasiun televisi Fox dan Telemundo sebagai pemenang besar di luar lapangan.
Fox Sports, yang memegang hak siar berbahasa Inggris di AS, dan Telemundo, penyiar berbahasa Spanyol, sama-sama mencatatkan rekor jumlah penonton sepanjang babak penyisihan grup. Kedua jaringan televisi tersebut bahkan memperkirakan rating akan kembali melonjak dalam beberapa hari ke depan, seiring laga tim nasional AS yang akan tayang pada jam tayang utama (prime time) Rabu malam.
Telemundo melaporkan bahwa jumlah penontonnya kini melaju dengan kecepatan lebih dari dua kali lipat dibandingkan turnamen 2022 di Qatar, dengan tingkat keterlibatan penonton berada di level tertinggi sepanjang sejarah.
Sementara itu, Fox Sports mencatat sebanyak 84 juta warga AS telah menyaksikan setidaknya sebagian siaran mereka hingga 25 Juni, berdasarkan sistem pengukuran televisi dan streaming milik Nielsen yang menghitung jumlah penonton yang menonton minimal satu menit tayangan.
Presiden bidang wawasan dan analitik Fox, Michael Mulvihill, membagikan data menarik yang menggambarkan tingginya loyalitas penggemar. Melalui akun X miliknya, ia mengungkapkan bahwa berdasarkan data Nielsen, terdapat 9.722 orang yang telah menonton minimal satu menit dari keseluruhan 48 pertandingan pertama Piala Dunia yang disiarkan di Fox dan FS1.
Faktor Penyebab Lonjakan Penonton
Ada beberapa alasan mengapa pertandingan Piala Dunia kali ini mampu menyedot perhatian publik AS hingga setara dengan level popularitas NFL. Faktor paling mendasar adalah lokasi penyelenggaraan turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sehingga meningkatkan kesadaran warga AS secara keseluruhan sekaligus menempatkan jadwal pertandingan pada jam tayang yang jauh lebih strategis.
Lebih banyak orang berada di rumah dan memiliki waktu luang untuk menonton pada pukul 20.00 waktu setempat (Eastern Time), dibandingkan misalnya pukul 08.00 pagi, jam tayang yang banyak digunakan Fox Sports saat menyiarkan Piala Dunia Qatar 2022.
Secara umum, popularitas sepak bola terus tumbuh di Amerika Serikat, dan ajang olahraga tetap mampu mendorong masyarakat untuk menonton secara langsung (live) ketimbang menunda tayangan.
Nielsen sendiri kini mengukur jumlah penonton di luar rumah secara jauh lebih luas dibandingkan sebelumnya, sehingga turut mengerek rating berbagai event olahraga. Para eksekutif televisi menyebutkan bahwa sejatinya penonton tersebut memang selalu menyaksikan tayangan di bar, restoran, dan lokasi publik lainnya, sehingga metode pengukuran terbaru ini hanya membuat data rating lebih mencerminkan jumlah penonton sesungguhnya.
Trump Ikut Soroti Capaian Rating
Presiden Donald Trump turut menyoroti capaian rating televisi tersebut melalui unggahan di platform Truth Social pada Minggu. Ia menyebut angka FIFA jauh lebih besar dibandingkan Piala Dunia mana pun sepanjang sejarah, dan menyebutnya sebagai penghormatan besar bagi Amerika Serikat.
Meski belum ada metode standar untuk menghitung jumlah penonton global suatu turnamen yang disiarkan melalui berbagai saluran dan platform di banyak negara, data di Amerika Serikat sendiri jelas menunjukkan tren positif.
Pertandingan 19 Juni antara AS melawan Australia misalnya, mencatatkan rata-rata 16,2 juta penonton di Fox, menjadikan hari tersebut sebagai hari dengan rating Piala Dunia FIFA putra berbahasa Inggris tertinggi sepanjang sejarah AS.
Sementara laga 25 Juni antara AS melawan Turki tetap mencatatkan rata-rata 15,8 juta penonton di Fox, meski saat itu tim AS sudah memastikan tempat di babak gugur.
Jurnalis NBC, Mike Florio, bahkan menulis bahwa dana sebesar 485 juta dolar AS yang dikeluarkan Fox untuk hak siar Piala Dunia berbahasa Inggris di Amerika bisa jadi merupakan investasi terbaik yang pernah dilakukan jaringan televisi tersebut.
Sementara itu, The New York Times melaporkan bahwa nilai hak siar tersebut sebenarnya bisa mencapai tiga kali lipat dari harga yang dibayarkan Fox. Namun Fox berhasil mendapatkan harga murah untuk hak siar Piala Dunia 2026 berkat keputusan satu dekade lalu untuk menghindari sengketa hukum antara Fox dan FIFA.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....