Karhutla di Indonesia Jadi Ancaman Serius, Pencegahan Diperkuat
- 26 Agt 2026 05:22 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID., Bandarlampung - Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kembali menjadi ancaman serius di Indonesia. Kondisi musim kemarau yang lebih kering dan panjang pada 2026 meningkatkan risiko munculnya titik-titik api di sejumlah wilayah, terutama Sumatera dan Kalimantan.
Pemerintah pun terus memperkuat langkah pencegahan dan kesiapsiagaan untuk meminimalkan dampak bencana tersebut.
Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, luas kebakaran hutan dan lahan hingga Juli 2026 mencapai sekitar 202.004 hektare. Kebakaran tersebut tidak hanya terjadi di kawasan hutan, tetapi juga di area penggunaan lain. Kondisi ini menjadi perhatian karena karhutla dapat menimbulkan dampak luas terhadap lingkungan, kesehatan, sosial, hingga perekonomian masyarakat.
Asap yang dihasilkan dari kebakaran hutan dan lahan dapat menyebabkan penurunan kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan. Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menggunakan masker ketika kualitas udara memburuk serta membatasi aktivitas di luar ruangan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan masyarakat dengan gangguan pernapasan.
| Baca juga: Perubahan Iklim Jadi Ancaman Utama Lampung |
Pemerintah menilai pencegahan harus menjadi langkah utama dalam pengendalian karhutla. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari pemantauan titik panas, patroli terpadu, pembasahan lahan gambut, penyediaan sumber air, pembangunan sekat kanal, hingga penguatan respons cepat di daerah rawan kebakaran.
BMKG juga memperkirakan risiko karhutla meningkat pada musim kemarau, dengan puncak potensi terjadi pada Agustus hingga September 2026. Selain peran pemerintah dan aparat, keterlibatan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya kebakaran.
Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat, dampak karhutla diharapkan dapat ditekan dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....