Remaja Diajak Lawan Takut untuk Menjadi Pendonor Darah

  • 22 Sep 2026 15:27 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Remaja diajak memahami manfaat donor darah dan menerapkan gaya hidup sehat sejak usia muda.

Ajakan tersebut disampaikan Koordinator Forum Remaja Palang Merah Internasional, Banda Aceh, Cut Riska Maulidia.

Ia mengatakan minat remaja terhadap donor darah cukup baik, tetapi masih terkendala rasa takut.

“Edukasi yang tepat sangat penting supaya mereka tahu donor darah itu apa,” kata Riska.

Menurutnya, sebagian remaja masih takut jarum atau menerima informasi keliru mengenai donor darah.

Riska mengaku sempat merasa takut saat pertama kali datang ke unit donor darah.

Namun, ketakutannya berkurang setelah mendapat penjelasan dan pendampingan selama proses pemeriksaan.

Dalam Dialog Perempuan dan Anak RRI Banda Aceh, Senin 14 September 2026. Riska mengatakan FORPIS memberikan edukasi melalui kegiatan Palang Merah dan media sosial.

Edukasi tersebut dilakukan melalui Instagram, TikTok, WhatsApp, serta kegiatan bersama anggota PMR sekolah.

Riska yang juga merupakan siswa SMA Negeri 13 Banda Aceh itu menilai konten edukasi harus dibuat menarik agar mudah diterima kalangan remaja.

Ia juga mengajak remaja mengurangi begadang, menjaga pola makan, minum air putih, dan rutin beraktivitas.

Dokter Unit Donor Darah PMI Kota Banda Aceh, dr. Mutia Abdullah, mendukung keterlibatan generasi muda.

Menurutnya, generasi muda memiliki potensi besar menjadi pendonor darah selama menjaga kondisi kesehatan.

Ia berharap donor darah dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat sekaligus kepedulian sosial generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....