Supporting System yang Kuat Kunci Sukses Ibu Menyusui Sambil Bekerja
- 14 Sep 2026 00:09 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Dukungan lingkungan sekitar menjadi kunci utama keberhasilan ibu menyusui yang juga bekerja. Hal ini menjadi fokus pembahasan dalam program SPADA RRI PRO 2 Banda Aceh bekerja sama dengan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia atau AIMI Aceh.
Dialog bertema “Pengalaman Ibu Menyusui & Bekerja, Pentingnya Supporting System Yang Kuat” akan disiarkan pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 09.00 WIB melalui RRI PRO 2 Banda Aceh 92.6 FM dan kanal YouTube @rri.bandaacehlive.
Dua narasumber dihadirkan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan. Pertama, FTR. Amelia Fadlina, S.Fis, M.K.M, Anggota Riset AIMI Aceh sekaligus Dosen Prodi D3 Fisioterapi Fakultas Vokasi USK. Kedua, Dr. Sri Rezeki, Sp.A, Motivator KP-Ibu AIMI Aceh. Dialog ini akan dipandu oleh penyiar RRI, Amy.
Menurut FTR. Amelia Fadlina, banyak ibu bekerja yang merasa kesulitan mempertahankan ASI eksklusif karena kurangnya pemahaman dan dukungan di tempat kerja.
"Ibu menyusui yang bekerja itu bukan hanya butuh pompa ASI. Yang paling penting adalah dukungan dari atasan, rekan kerja, dan keluarga di rumah. Tanpa supporting system yang kuat, target 6 bulan ASI eksklusif akan sulit tercapai," ujarnya.
Ia menambahkan, lingkungan kerja yang ramah laktasi sangat berpengaruh terhadap kesehatan fisik dan mental ibu.
"Fisioterapi juga berperan di sini. Banyak ibu menyusui mengalami nyeri punggung dan bahu karena posisi menyusui yang salah ditambah beban kerja. Edukasi ergonomi menyusui perlu dikenalkan sejak dini," jelasnya.
Senada dengan itu, Dr. Sri Rezeki, Sp.A menekankan pentingnya peran keluarga sebagai garda terdepan.
| Baca juga: Manfaat Gula Aren untuk Kesehatan |
"ASI itu bukan urusan ibu saja. Ayah, mertua, bahkan HRD di kantor punya peran besar. Kalimat sederhana seperti 'semangat ya, aku dukung kamu menyusui' itu dampaknya luar biasa untuk psikologi ibu," katanya.
Dr. Sri Rezeki juga menyoroti tantangan di era modern di mana banyak ibu kembali bekerja saat bayi masih usia 2-3 bulan.
"Jangan sampai ibu merasa bersalah karena harus bekerja. Justru dengan manajemen waktu dan dukungan yang tepat, ibu tetap bisa memberikan ASI terbaik. Kuncinya komunikasi. Sampaikan ke kantor kebutuhan kita sebagai ibu menyusui," pesannya.
AIMI Aceh sendiri selama ini aktif memberikan edukasi dan advokasi terkait hak menyusui di tempat kerja.
| Baca juga: Langkah Sederhana Mengatasi Hipertensi |
"Kami di AIMI sering dapat curhat ibu-ibu yang dipaksa pilih antara kerja atau menyusui. Padahal dua-duanya bisa jalan bareng kalau ada kebijakan yang mendukung, seperti ruang laktasi dan fleksibilitas waktu," ungkap Dr. Sri Rezeki.
Host SPADA, Amy, mengatakan program ini bertujuan memberi ruang bagi ibu untuk saling berbagi pengalaman.
"Kami ingin para pendengar, khususnya ibu bekerja, tahu bahwa mereka tidak sendiri. Ada komunitas, ada ilmu, dan ada solusi," ucap Amy.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....