Supporting System Kuat Bantu Ibu Menyusui Tetap Produktif

  • 14 Sep 2026 00:06 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh : Dukungan pasangan, keluarga, lingkungan kerja dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting bagi ibu yang menjalani peran sebagai pekerja sekaligus menyusui anak. Keberadaan supporting system yang kuat dapat membantu ibu menjalankan berbagai tanggung jawab tanpa harus merasa menghadapi semuanya seorang diri.

Hal tersebut disampaikan Ftr. Amelia Fadlina, S.Fis., M.K.M., anggota riset Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Aceh sekaligus dosen Prodi D3 Fisioterapi Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Aceh, dalam dialog SPADA Pro 2 RRI Banda Aceh, Sabtu 12 September 2026. Menurutnya, menyusui tidak seharusnya dipandang sebagai tanggung jawab ibu seorang diri karena kesehatan dan pengasuhan anak merupakan tanggung jawab bersama.

“Jadi kan tidak hanya peran seorang ibu. Kita tahu memang mungkin budaya, tradisi gitu kan, itu tugas ibu,” ujarnya.

Ia menilai pasangan perlu memiliki persepsi yang sama sejak sebelum memiliki anak, termasuk membicarakan pembagian peran dalam merawat bayi.

Amelia mengatakan, dukungan suami dan keluarga dapat memberikan rasa aman bagi ibu selama menjalani proses menyusui, terlebih ketika ibu juga memiliki pekerjaan dan aktivitas lain. Ia bahkan mendorong terbentuknya peran seperti “ayah ASI” dan dukungan dari anggota keluarga lain agar ibu tidak menjalani proses tersebut sendirian.

Sementara itu, dr. Sri Rezeki, Sp.A., menilai tantangan ibu menyusui yang bekerja cukup besar karena harus membagi perhatian antara pekerjaan dan kebutuhan bayi. Ia mengatakan pengalaman mengurus pasien sekaligus bayi membutuhkan kemampuan mengatur waktu dan kesiapan menghadapi berbagai situasi.

“Ya sangat menantang ya. Satu ngurusin pasien, kemudian ngurusin bayi di rumah,” kata dr. Sri Rezeki.

Ia mengingatkan ibu bekerja untuk tidak menjadikan berbagai tekanan sebagai stres berlebihan karena kondisi psikologis ibu juga dapat berpengaruh terhadap proses menyusui.

Menurutnya, ibu juga perlu mempersiapkan kebutuhan ASI selama bekerja, termasuk memerah ASI dan memberikan pemahaman kepada keluarga mengenai kebutuhan bayi. Dukungan tersebut menjadi semakin penting ketika ibu menghadapi lingkungan kerja yang padat maupun situasi keluarga yang tidak selalu ideal.

Amelia menambahkan, lingkungan kerja juga perlu menjadi bagian dari supporting system dengan memberikan ruang dan waktu yang layak bagi ibu menyusui. Ia menilai keberadaan ruang laktasi serta dukungan rekan kerja dapat membantu ibu tetap memerah ASI tanpa merasa sungkan atau tertekan. “Itu harus ada ruang privasi,” tegasnya.

Karena itu, keberhasilan menyusui tidak hanya ditentukan oleh kemauan ibu, tetapi juga oleh lingkungan yang hadir memberikan dukungan nyata. Kolaborasi antara pasangan, keluarga, tempat kerja dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan kondisi yang lebih ramah bagi ibu menyusui sehingga ibu tetap dapat bekerja sekaligus memenuhi kebutuhan anak secara optimal. Pandangan ini sejalan dengan pemberitaan RRI sebelumnya yang menempatkan dukungan keluarga dan lingkungan sebagai faktor penting dalam keberhasilan menyusui.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....