Tim Kesehatan USK Langsung Koordinasi di HEOC Manggarai Barat Usai Tiba di NTT

  • 26 Agt 2026 18:08 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, NTT - Langkah cepat ditunjukkan oleh Tim Relawan Kesehatan Universitas Syiah Kuala (USK) dalam misi kemanusiaan penanganan dampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak tujuh relawan kesehatan yang dikirimkan oleh USK langsung menunjukkan tumpuan pengabdiannya setibanya di lokasi penugasan.

Setibanya di Labuan Bajo pada hari pertama, Senin 24 Agustus 2026 pukul 18.00 WITA, tim di bawah pimpinan Ketua Tim Penanggulangan Pascabencana NTT dari Fakultas Kedokteran USK, T. Maulana, S.K.M., M.Kes., Ph.D., langsung bergerak merapatkan barisan dengan otoritas kesehatan setempat.

Misi kemanusiaan ini diperkuat oleh tujuh personel utama yang tercantum dalam surat tugas resmi, meliputi T. Maulana, S.K.M., M.Kes., Ph.D. selaku Dosen Fakultas Kedokteran sekaligus Ketua Tim, didampingi oleh Dr. dr. T. Nanta Aulia, M.Kes., Sp.OT, Subsp. O.T.B (K) sebagai tenaga pengajar Fakultas Kedokteran, serta Prof. Dr. Ners. Marlina, S.Kep., M.Kep., Sp.MB selaku Guru Besar Fakultas Keperawatan.

Selain itu, turut bergabung Ns. Abul A'la Tarigan, S.Kep., M.Kep. yang merupakan Dosen Fakultas Keperawatan, dr. Ikhsanuddin Basili dan dr. Alfisyahrin Kamil dari PPDS masing-masing di bidang Bedah serta Ortopedi dan Traumatologi, serta Shahibul Mighvar, S.T. sebagai tenaga teknisi laboratorium.

Pada malam harinya, tim langsung mengikuti koordinasi strategis di Health Emergency Operations Center (HEOC) atau Pusat Operasi Kedaruratan Kesehatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat.

"Begitu tiba di Labuan Bajo pada pukul 18.00 waktu setempat, kami langsung bergerak menuju HEOC untuk berkoordinasi langsung dengan Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat. Langkah awal ini krusial agar seluruh dukungan medis dan surveilans yang kami bawa benar-benar tepat sasaran dan selaras dengan prioritas penanganan di lapangan," ujar T. Maulana.

Koordinasi intensif di pusat darurat kesehatan ini menjadi landasan penting untuk memetakan kondisi riil serta kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak secara terpadu dan terarah.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, rumah sakit, puskesmas, serta tim kesehatan dari luar daerah. Seluruh bentuk bantuan kesehatan diharapkan selaras dengan kebutuhan di lapangan melalui satu pintu koordinasi agar intervensi berjalan efektif dan tidak tumpang tindih.

"Penguatan layanan pascabencana ini juga difokuskan pada pemulihan fasilitas kesehatan yang terdampak, ketersediaan tenaga medis, sarana prasarana, serta pemenuhan obat-obatan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) sesuai kebutuhan aktual," bebernya.

Selain pelayanan kuratif atau pengobatan, aspek kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit menjadi perhatian utama menyusul risiko perubahan lingkungan, keterbatasan air bersih, dan kondisi pengungsian. Karena itu, Tim Kesehatan USK bersama Dinas Kesehatan setempat memperkuat kegiatan surveilans epidemiologi, pemantauan faktor risiko penyakit menular, serta deteksi dini untuk mengantisipasi potensi Kejadian Luar Biasa (KLB).

Melalui gerak cepat dan hasil koordinasi di HEOC ini, dukungan Tim Kesehatan USK diarahkan secara spesifik untuk memperkuat kapasitas tenaga medis dan keperawatan, pelaksanaan surveilans, hingga dukungan teknis lainnya di RSUD Komodo sesuai prioritas daerah. Rangkaian kegiatan operasional selanjutnya akan terus mengedepankan efektivitas, keselamatan pasien dan petugas, serta pelaporan berkala guna memastikan masyarakat terdampak memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan tuntas.

Sebelumnya, Universitas Syiah Kuala (USK) telah memberangkatkan sebanyak tujuh relawan kesehatan ke Kabupaten Manggarai Barat, NTT, untuk membantu penanganan korban gempa. Berdasarkan jadwal penugasan, tim ini akan mendedikasikan diri selama 14 hari ke depan untuk memperkuat pelayanan medis di RSUD Komodo, Labuan Bajo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....