Mengenal Over-Functioning, saat Menjadi "Pahlawan" Justru Jadi Bumerang

  • 11 Mar 2026 10:08 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Pernahkah kamu merasa harus selalu menjadi orang yang paling bisa diandalkan? Kamu merasa harus menyelesaikan masalah orang lain, mengatur detail kehidupan pasangan atau rekan kerja, menyelesaikan tugas sekolah anak bahkan sering kali mengambil tanggung jawab yang bukan milik kamu? Jika ya, kamu mungkin sedang mengalami over-functioning.

Apa itu over-functioning? Over-functioning adalah pola perilaku di mana seseorang mengambil tanggung jawab, beban emosional, atau tugas yang sebenarnya merupakan tanggung jawab orang lain. Orang yang melakukan ini biasanya merasa bahwa jika mereka tidak turun tangan, segala sesuatunya akan berantakan atau tidak berjalan sesuai standar mereka.

Fenomena over-functioning sering kali berpasangan dengan under-functioning, di mana orang di sekitar kamu berhenti berusaha karena terbiasa mengandalkan kamu untuk membereskan segalanya. Perilaku ini biasanya berakar dari kebutuhan akan kontrol, ketakutan akan kegagalan, mencari validasi hingga pola asuh masa kecil yang menuntut kamu menjadi sosok "pahlawan" atau pengasuh.

Meski sekilas terlihat produktif dan membantu, kebiasaan ini sebenarnya menyimpan dampak jangka panjang yang merusak seperti kelelahan kronis (burnout) dan ketimpangan dalam hubungan. Kamu mungkin merasa menjadi orang yang paling bisa diandalkan, namun di balik itu terdapat risiko munculnya kebencian terpendam serta hilangnya fokus terhadap kebutuhan diri sendiri.

Mengatasi kecenderungan ini memerlukan kesadaran diri yang tinggi agar kita tidak terjebak dalam kelelahan mental. Menghentikan pola ini bukan berarti kamu berhenti peduli, tetapi belajar menetapkan batasan sehat dan mengizinkan orang lain bertanggung jawab atas tugas mereka sendiri alih-alih mengambil alih semua beban.

Over-functioning adalah cara kita mencoba menjaga kedamaian, namun sering kali justru menciptakan jarak. Ingatlah bahwa membiarkan orang lain bertanggung jawab atas hidup mereka sendiri adalah bentuk penghormatan tertinggi terhadap kemandirian mereka.

Rekomendasi Berita