Manajemen Persentase Jadi Kunci Sukses Nofitta Laundry Alor

  • 27 Feb 2026 06:16 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor- Owner Nofitta Laundry Alor, Nur Lailatin Azizah, menegaskan komitmennya mengembangkan usaha laundry yang dirintis dari nol. Ia memulai bisnis tersebut hanya dengan satu mesin cuci.

Menurutnya, peran perempuan tidak hanya sebatas mengurus rumah tangga. Perempuan juga mampu menjadi penggerak ekonomi keluarga, bahkan menjalankan peran ganda hingga tiga peran sekaligus.

“Tanpa ada Ramadan sekalipun, saya pikir setiap hari kita sudah berperan sentral. Sebagai ibu rumah tangga, kemudian juga harus mengatur segala macam di dalamnya,” ujarnya. Jumat, 27 Februari 2026.

Usaha yang dirintisnya kini masih beroperasi di satu lokasi. Meski demikian, jumlah karyawan sudah mencapai lima orang dan satu lainnya masih cuti.

Ia mengakui animo masyarakat terhadap jasa laundry cukup tinggi, terutama saat momen libur Natal dan Tahun Baru. Bahkan, satu hari libur saja membuat pesanan menumpuk hingga harus menolak order.

“Targetnya mungkin fokus di laundry, sebagai laundry terbesar dan satu-satunya yang paling lengkap di Alor, itu tujuannya,” katanya.

Selain layanan laundry, pihaknya juga memproduksi parfum pewangi sendiri. Produksi sempat terhenti akibat keterbatasan pasokan bahan baku dan faktor cuaca.

Dalam manajemen usaha, Nur Lailatin menerapkan sistem persentase bagi hasil untuk karyawan. Sistem itu dinilai mampu mencegah kecemburuan dan mendorong kinerja yang adil.

Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan waktu dan pengelolaan keuangan yang terkontrol. Menurutnya, pembagian persentase untuk operasional dan karyawan menjadi kunci menjaga stabilitas usaha.

Ke depan, Nofitta Laundry berencana menambah tenaga kerja menjelang Ramadan. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kualitas layanan tetap cepat, rapi, dan profesional di tengah meningkatnya permintaan.

Rekomendasi Berita