Cuaca Ekstrem Tangkapan Ikan Nelayan Belu Berkurang
- 23 Feb 2026 18:14 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Hasil tangkapan ikan warga nelayan yang ada di wilayah pesisir pantai utara desa Dualaus Kabupaten Belu untuk sementara waktu berkurang drastis.
Padahal biasanya di waktu normal, biasanya memperoleh hasil tangkapan lumayan banyak.
Berkurangnya hasil tangkapan cukup berdampak terhadap pendapatan nelayan ikut berkurang.
Warga nelayan desa Dualaus Antonius Resi kepada rri.co.id mengatakan, bulan-bulan begini ikan belum banyak karena arus kencang.
Ia menjelaskan, menjaring ikan masuk lebih ke tengah laut tidak memungkinkan disebabkan gelombang tinggi. Tinggi gelombang diperkirakan 2 hingga 3 meter cukup mengancam keselamatan.
Untuk menjaring ikan berhitung cermat memungkinkan baru dilakukan itu pun sebatas di lokasi pesisir.
“Ikan tembang yang banyak sedikit kombong, ikan banyak hancur karena terseret arus dijaring, ini juga sedikit saja untuk di jual,” kata Antonius Senin 23 Februari 2026.
Ia menuturkan, di bulan seperti ini kondisi laut kurang bersahabat dikarenakan cuaca ekstrem. ikan lebih banyak migrasi ke tengah untuk menjaring tidak memungkinkan. Hasil tangkapan pun hanya ikan kecil seperti jenis tembang dan sedikit ikan kombong.
“Laut pasang tidak bisa ke tengah ada ancaman gelombang tinggi kalau bulan Februari. Sudah biasa karena hujan juga angin kencang susah melaut,” ucapnya.
Cuaca ekstrem ditandai hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah perairan Nusa Tenggara Timur termasuk Atapupu terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Ditengah kondisi iklim tidak menentu adanya ancaman gelombang tinggi turut berdampak pula terhadap hasil tangkapan berkurang.
Pantauan rri.co.id, seperti di lokasi pesisir Teluk Gurita Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Belu Senin 23 Februari 2026, terdapat dua perahu nelayan merapat di tambatan perahu dan mulai membongkar hasil tangkapan. Sejumlah nelayan memungut ikan terkena jaring. Para Mamale turut membantu dengan menampung di boks ikan untuk kemudian di jual ke pasar. Ikan yang diperoleh pagi itu jenis ikan tembang dan sedikit kombong.