Keluarga Berperan Membantu Anak Muda Lawan Judi Online

  • 03 Feb 2026 19:26 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Upaya memberantas judi online tidak dapat dibebankan kepada individu semata tanpa dukungan lingkungan. Keluarga dan masyarakat memiliki peran penting membentuk karakter serta kebiasaan generasi muda sehari-hari.

Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Kalabahi Abdul Aziz Mobang menilai rumah menjadi tempat pendidikan pertama anak. "Orang tua perlu membangun komunikasi terbuka agar anak nyaman bercerita tentang masalahnya," katanya kepada RRI, Selasa, 3 Februari 2026.

Menurutnya, pendekatan persuasif lebih efektif dibanding hukuman keras yang justru membuat anak tertutup. Dengan perhatian hangat, anak merasa dihargai sehingga mudah menerima nasihat mengenai bahaya perjudian daring.

Aziz menjelaskan masyarakat sekitar juga dapat berperan melalui pengawasan serta kegiatan sosial positif. "Lingkungan yang aktif berkegiatan membuat pemuda tidak punya waktu mencoba hal negatif," ucapnya.

Ia mencontohkan diskusi santai kerja bakti dan kegiatan olahraga mampu mempererat hubungan antarwarga. Kedekatan sosial tersebut membantu mendeteksi perubahan perilaku remaja sehingga pencegahan bisa dilakukan lebih cepat.

Selain itu, sekolah dan media lokal diharapkan aktif menyuarakan kampanye edukatif mengenai bahaya judi. "Kolaborasi semua pihak sangat penting karena masalah ini menyangkut masa depan generasi muda," ucapnya.

Aziz berharap gerakan bersama terus digalakkan agar Alor menjadi lingkungan aman bagi tumbuh kembang pemuda. Ia menutup pernyataan dengan ajakan menjaga keluarga sebagai benteng utama melawan pengaruh negatif dunia digital.

Rekomendasi Berita