Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pariwisata
- 08 Mar 2026 12:54 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Penyelenggaraan Festival gema budaya Pune Lewo di pulau Adonara Kabupaten Flores Timur-NTT menjadi ajang promosi pariwisata strategis berbasis pemberdayaan masyarakat dan UMKM.
"Kami ingin Festival ini menjadi ajang pertunjukan kekayaan tradisi lokal di wilayah kami," demikian disampaikan Founder komunitas Oi Asa Mariana Tuto Demon kepada rri.co.id, Sabtu 7 Maret 2026.
"Melibatkan wisatawan dalam proses pembuatan kain tenun di Rumah Tenun Milenial, mulai dari pengenalan pola hingga pewarnaan alami", ujarnya.
Penyelenggaraan festival ini secara langsung menyasar pada penguatan kebangkitan ekonomi lokal bagi para pelaku di lapangan
"Melalui pameran produk lokal, pengrajin dan pelaku usaha kecil mendapatkan platform untuk memasarkan produk unggulan mereka, seperti kain tenun dan kuliner khas," ujarnya.
Mengusung visi melestarikan tradisi dalam membangun ekonomi lokal guna menembus pasar yang lebih luas diharapkan festival ini mampu menciptakan perputaran uang disektor jasa dalam ekosistem ekonomi kreatif.
"Harapan utama Festival Pune Lewo adalah mengangkat potensi budaya dan wisata lokal, memperkuat identitas adat, serta mendorong ekonomi kreatif melalui pemberdayaan masyarakat dan UMKM," ucap Mariana.