Polisi Siapkan Bantalan Keselamatan Di Jalur Ibun Kamojang

  • 08 Apr 2024 13:54 WIB
  •  Bandung

KBRN, Ibun : Jalur Ibun kabupaten Bandung menjadi salah satu jalan alternatif yang kerap digunakan para pemudik yang akan pulang kampung berlebaran saat Idul Fitri.

Jalur Ibun sendiri merupakan penghubung antara kabupaten Bandung dengan Kabupaten Garut via kamojang. Ruas jalan itu menjadi pilihan karena bisa memangkas waktu perjalanan dan menghindari kemacetan di jalur utama Nagreg.

Kapolsek Ibun, Iptu Ilmansyah mengakui, hingga H-2, volume kendaraan yang melintasi ruas alternatif tersebut belum begitu ramai. Kawasan tersebut biasanya akan ramai dipadati kendaraan setelah Lebaran, karena jalur itu merupakan titik terdekat menuju sejumlah objek wisata seperti beragam kawah di Kamojang, Kampung Sampireun, Cipanas Garut dan sekitarnya.

" Mungkin nanti akan terasa saat H plus, banyak warga masyarakat khususnya Majalaya, Solokan Jeruk, Paseh, Ibun dan sekitarnya yang akan rekreasi. Jadi saat ini masih lengang, nanti saat H plus biasanya terjadi lonjakan," terang Ilmansyah kepada RRI, Senin (8/4/2024).

Yang penting dan harus diperhatikan oleh pengendara, ruas jalan alternatif Ibun Kamojang ini, selain jalannya sempit juga memiliki tanjakan tajam dan berkelok.

Beberapa titik tercatat merupakan rawan kecelakaan karena tanjakannya yang tajam dan berkelok tajam, seperti di betulan Paseh Turunan, Makam Patrol dan dan turunan SD Patrol. Polisi pun sudah menyiapkan bantal keselamatan yang disimpan di sisi kiri dan kanan jalan. Tujuannya agar ketika rem blong, kendaraan dan pengendaranya bisa tertahan bantalan itu untuk mencegah dampak lebih fatal.

" Ada Dua tanjakan rawan rem blong. Kami sediakan bantalan keselamatan yang terbuat dari ban-ban bekas, kita tambahkan juga semacam dari kain atau gabah kering, supaya jika terjadi laka lantas akibat rem blong, si pengendara bisa tertahan sehingga tidak mengakibatkan kecelakaan yang parah," papar Ilmansyah.

Ia pun meminta masyarakat untuk menyiapkan kendaraan dalam kondisi prima dsn siap tempur. Ketika mudik akan dihadapkan dengan tanjakan tajam, sementara saat arus balik akan menghadapi turunan yang curam. Sebaiknya berhenti dulu di cukang monteng di kawasan jembatan kuning untuk mendinginkan kanvas rem kendaraannya.

" Istirahatkan dulu beberapa menit sambil juga melepas penat agar rem kembali berfungsi baik saat menjalani turunan," pinta Kapolsek Ibun, Iptu Ilmansyah.

Sambil beristirahat mendinginkan mesin dan rem kendaraan, masyarakat juga bisa menyeruput segelas kopi sambil menikmati pesona Jembatan Kuning yang menjadi ikon wisata kecamatan Ibun.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....