Ternak Dilepas Liarkan jadi Salah Satu Kendala Vaksin PMK di Bima
- 24 Okt 2022 18:01 WIB
- Mataram
KBRN, Bima : Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk ternak di Kabupaten Bima mencapai ribuan. Salah satu kendala pengendaliannya, ternak dilepasliarkan di gunung-gunung.
Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Bima, Abdul Manan mengatakan, upaya vaksinasi dan pengobatan terus dilakukan. Bahkan angka kesembuhan juga cukup tinggi.
Untuk kasus PMK, kata Abdul Manan, hingga 21 Oktober 2022 jumlah yang terpapar 4.950 sapi dan jumlah yang sembuh 3.851 ekor.
Dijelaskannya, tidak semua ternak dilepas liarkan oleh pemiliknya. Umumnya yang jantan dikandangkan, sedangkan betina dilepas di gunung.
Namun, kata Abdul Manan, pemiliknya tetap mengontrol. Bahkan sapi yang digunung akan turun sendiri jika ingin minum. Apakah ke sungai, sawah atau pemukiman warga. “Lepas liar hanya istilah, tidak benar-benar diliarkan, tapi masih dikontrol,” katanya, Senin (24/10/2022).
Sementara itu, salah seorang pemilik ternak, Sundari mengatakan, ternaknya yang digunung banyak yang kena. Saat diturunkan untuk diobati, banyak juga ternak milik warga lainnya terpapar.
Peternak tidak bisa langsung memvaksin sapi yang sudah terpapar PMK, namun lebih dulu diobati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....