Libur Lebaran 2026, 400 Ribu Wisatawan Padati Yogyakarta hingga H+3 Idulfitri
- 25 Mar 2026 15:06 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Momentum libur lebaran tahun 2026 di Kota Yogyakarta hingga H+3, Selasa, 24 Maret 2026 menembus angka 400.000 wisatawan. Pemerintah Kota Yogyakarta menarget selama momen liburan ini jumlah kunjungan bisa tembus diangka 675.000 wisatawan.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Muh Zandaru Budi Purwanto mengatakan, target jumlah wisatawan pada libur lebaran 2026 ini lebih tinggi jika dibandingkan capaian pada momen yang sama liburan tahun lalu. Dinpar Kota Yogyakarta mencatat, pada libur lebaran tahun 2025 jumlah kunjungan ada 668.000 wisatawan yang ke Yogyakarta.
"Tahun ini targetnya adalah 675 ribu on progress, sampai kemarin itu tuh di 400-an ribu wisatawan. Nanti sampai dengan akhir kita berharap paling tidak sama atau melampaui target ya kemarin, targetnya 675 ribu," katanya, Rabu, 25 Maret 2026.
Zandaru mengungkapkan, data sementara pergerakan wisatawan saat momen libur lebaran sebesar 400 ribu orang ini baik di destinasi wisata Gembira Loka Zoo, Keraton, Malioboro, maupun Taman Pintar. Menurutnya, tren kunjungan wisatawan tertinggi pada momen libur lebaran ini masih berada di wilayah Gumaton (Tugu-Malioboro- Keraton).
"Jadi memang kawasan Gumaton itu menjadi magnet bagi wisatawan luar kota untuk ke Yogyakarta. Jadi, Belum ke Jogja kalau belum ke Malioboro gitu kan," ucapnya.
Lebih lanjut Zandaru menyampaikan, dua pos Tourism Information Services (TIS) yang didirikan di kawasan Malioboro untuk memberikan layanan bagi wisatawan juga dimanfaatkan. Bahkan dari pantauannya, banyak wisatawan memanfaatkan kehadiran TIS.
"Tahun ini ada dua posko TIC dan cukup banyak, baik wisatawan dalam negeri maupun mancanegara. Kemarin saya sempat lihat ke sana memang di masa Lebaran hari ketiga, keempat itu full," ujarnya.
Zandaru menyampaikan, TIC didirikan melibatkan 62 petugas gabungan yang terdiri dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Saka Pariwisata, Dimas Diajeng, Mas dan Mbak Kampung Wisata, serta dari Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta. Operasional layanan TIS mulai dari tanggal 19 - 28 Maret 2026 mulai pukul 09.30 - 21.30 WIB.
Lebih lanjut Zandaru mengungkapkan, pengembangan pariwisata Kota Yogyakarta akan dilakukan untuk mengurangi beban terutama di Kawasan Malioboro. Pengembangan ini akan menonjolkan Kotabaru dan Kotagede.
"Jadi kita juga berupaya untuk mengembangkan kawasan yang lain seperti Kotagede, kemudian Kotabaru, dalam rangka untuk tadi itu, memecah keramaian di Malioboro. Karena kalau semua ke sana juga ketika over capacity, ruangnya tidak memenuhi, maka kenyamanan bagi wisatawan itu menjadi berkurang," ujarnya, memgakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....