Pedagang Boga Bahari Pantai Slili Meraup Berkah Momentum Libur Sekolah
- 05 Jul 2026 12:28 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Gunungkidul – Masa libur sekolah membawa berkah bagi pelaku usaha kuliner di kawasan Pantai Slili, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus, Gunungkidul.
Meningkatnya jumlah wisatawan yang datang setiap hari membuat warung-warung seafood dipenuhi pengunjung sejak siang hingga sore.
Salah seorang pedagang boga bahari alias seafood, Siti mengaku omzet penjualan selama libur sekolah mengalami kenaikan dibandingkan hari biasa. Berbagai menu olahan hasil laut seperti ikan jambal goreng, cumi crispy, udang goreng tepung, kepiting, hingga wader goreng menjadi pilihan favorit wisatawan usai menikmati suasana pantai.
Menurutnya, pada akhir pekan maupun musim liburan, jumlah pelanggan dapat meningkat hingga dua kali lipat. Kondisi tersebut memberi dampak positif terhadap pendapatan pedagang yang selama ini bergantung pada kunjungan wisatawan.
"Untuk libur sekolah ini sejak Minggu kemarin lumayan pengunjungnya, bahkan ikan yang saya jual ini bisa satu atau dua hari sudah habis terjual dengan keuntungan Rp500.000," ujarnya.
Ikan jambal goreng 1/4 Rp20.000, Udang goreng, cumi goreng dan kepiting serta wader juga dipatok harga Rp20.000 per 1/4 kg.
Tidak hanya pedagang sea food, aktivitas ekonomi di sekitar Pantai Slili juga ikut bergerak. Jasa penyewaan tikar, gazebo, hingga pedagang makanan ringan turut merasakan peningkatan permintaan seiring ramainya pengunjung.

Sementara itu diungkapkan Zaskia salah satu pengunjung asal Klaten, dirinya bersama keluarga baru kali ini menikmati keindahan pantai Slili.
"Saya baru kali ini ke Pantai Slili, bagus pantainya dan bersih, semoga selalu terjaga kebersihannya," ucapnya.
Pantai Slili sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di pesisir selatan Gunungkidul yang memiliki hamparan pasir putih dan perairan yang relatif tenang. Lokasinya yang berdekatan dengan sejumlah pantai lain membuat kawasan ini menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan saat musim liburan sekolah.
Para pedagang berharap tingginya kunjungan wisatawan dapat bertahan hingga akhir masa libur sekolah. Mereka optimistis ramainya pengunjung akan mendorong pertumbuhan usaha kecil di kawasan wisata sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....