Keraton Yogyakarta Mendapat Atensi Besar Wisatawan saat Libur Sekolah

  • 08 Jul 2026 13:00 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Momentum libur sekolah dimanfaatkan keluarga untuk berwisata kesejumlah destinasi menarik di Kota Yogyakarta, salah satunya wisata edukasi dan budaya di Keraton Yogyakarta. Tercatat, rata-rata perhari jumlah kunjungan mencapai 4.000 wisatawan.

Carik Kawedanan Radya Kartiyasa Amiroel, Nyi KRT. Noorsundari menyampaikan, mayoritas kunjungan wisatawan pada momen libur sekolah saat ini merupakan keluarga yang berasal dari berbagai wilayah di pulau Jawa. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara hingga Senin, 6 Juli 2026 belum ada tanda-tanda mengalami peningkatan.

"Puncaknya sekitar Kamis Jumat, itu lebih banyak dibanding weekend ini antara 3.500-4.000 orang, yang kamis sampai jumat lebih dari 4.000 wisawawan. Liburan anak sekolah masih sama saja, yang agak berbeda justru kunjungan wisatawan asing yang sampai sekarang belum ada tanda-tanda naik," katanya.

KRT Noorsundari mengungkapkan, terdapat tren perubahan yang cukup mencolok pada wisatawan saat ini, terutama dari sisi edukasi. Menurutnya, wisatawan yang datang ke Keraton Yogyakarta yang selama ini hanya mendengarkan pemandu wisata bercerita, saat ini lebih banyak interaksi.

"Kebetulan wisatawan yang datang ke Keraton Jogja mulai kritis, banyak bertanya tentang kebudayaan dan lain sebagainya. Jadi mereka enggak hanya sekedar berkunjung, kemudian dapat foto tapi juga ada sesuatu yang istilahnya mereka bawa pulang, liburan sekalian belajar," ucapnya.

Noorsundari menyampaikan, pada momen libur sekolah ini sejumlah persiapan dilakukan terutama dari internal seperti menjaga stamina, hingga persiapan dari edukator. Dijelaskannya, edukator yang akan menjelaskan kepada wisatawan disiapkan antara 45 hingga 50 orang pada momen libur sekolah ini.

"Kami juga sudah bekerja sama dengan Asita untuk kemudian memetakan apa yang bisa kami lakukan. Otomatis ketika kita berbicara tentang pariwisata yang lebih menjual jasa, kalau kita tidak upgrading jasa kita juga akan ditinggalkan orang, kami mencoba untuk menyesuaikan," ujarnya.

Keraton Yogyakarta terus berupaya mewujudkan pariwisata berkualitas, tidak hanya sekadar tentang bentuk dan isi di dalam Keraton. Tetapi pengelola berupaya agar setiap wisatawan yang berkunjung bisa mengetahui filosofi, simbol, terutama Keraton sebagai pusat sumbu filosifi yang sudah diakui dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....