Go Digital, Disdagnaker Gunungkidul Melatih UMKM Pemasaran Online

  • 13 Mei 2026 18:32 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Gunungkidul - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul melalui Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) mengadakan pelatihan digital marketing bagi puluhan pelaku UMKM di Balai Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus, Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi upaya untuk mendorong pelaku usaha lokal agar mampu memperluas pasar melalui pemanfaatan platform digital.

Kepala Disdagnaker Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, saat ini jumlah UMKM di Gunungkidul terus berkembang. Namun demikian, belum seluruh pelaku usaha memanfaatkan pemasaran berbasis digital untuk mendukung penjualan produk mereka.

“Harapannya para pelaku UMKM bisa mulai menjalankan bisnis online secara lebih masif. Potensi usaha di Kalurahan Sidoharjo ini sudah cukup banyak, sehingga apabila dipadukan dengan pemasaran digital tentu akan semakin berkembang,” ujar Kelik.

Untuk mendukung hal tersebut, Disdagnaker menggandeng salah satu perusahaan marketplace nasional guna memberikan edukasi sekaligus pelatihan praktis kepada peserta terkait strategi pemasaran online.

Selain pelatihan, Disdagnaker juga akan melakukan pendampingan dan evaluasi secara berkala agar ilmu yang diperoleh peserta benar-benar diterapkan dalam pengembangan usaha mereka.

“Kami tidak hanya berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga memastikan bahwa materi yang diberikan bisa diimplementasikan secara nyata oleh para pelaku UMKM,” katanya.

Kelik berharap pelatihan digital marketing tersebut mampu meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha lokal dalam memasarkan produk mereka hingga menembus pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Lurah Sidoharjo, Evi Nurcahyani, menyambut positif pelaksanaan pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang selama ini masih mengandalkan pemasaran terbatas melalui relasi pertemanan dan keluarga.

Menurut Evi, sebagian besar pelaku usaha di wilayahnya selama ini hanya mempromosikan produk melalui media sosial sederhana seperti status WhatsApp, sehingga jangkauan pasarnya masih terbatas di lingkungan sekitar.

“Selama ini pemasaran produk warga masih sebatas lingkungan Kalurahan Sidoharjo. Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat jadi lebih percaya diri untuk mengenalkan produknya secara online,” katanya.

Ia berharap para pelaku UMKM di Kalurahan Sidoharjo dapat memanfaatkan peluang digital untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperluas jaringan pemasaran produk lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....