Pelemahan Demokrasi Terjadi di Indonesia, Ini Penyebabnya

  • 19 Apr 2026 15:45 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Pakar Ilmu Politik UMY Profesor Ridho Al-Hamdi menyebut buruknya pelembagaan parpol, menjadi biang keladi pelemahan demokrasi di Indonesia. Salah satu persoalannya terkait relasi politik yang sifatnya personalistik

Menurut Profesor Ridho, hubungan antara kandidat dan pemilih lebih didominasi oleh kedekatan individu, dibandingkan program kerja atau ideologi. Selain itu, tata kelola internal partai yang tidak demokratis turut memicu konflik kelembagaan.

”Banyak partai politik, terjebak dalam manajemen organisasi yang tertutup,” katanya, Jumat, 17 April 2026. ”Akibatnya, fungsi representasi dan penyaluran kepentingan masyarakat melalui parpol tidak berjalan optimal.”

Kondisi ini menyebabkan partai politik kehilangan peran strategis sebagai penghubung antara masyarakat dan negara. Sehingga, penguatan pelembagaan sistem kepartaian menjadi kebutuhan mendesak.

Sebagai langkah pembaruan, Profesor Ridho mendorong penerapan sistem multipartai moderat. Model ini dinilai mampu menjaga keseimbangan, antara kompetisi politik yang sehat dan stabilitas pemerintahan.

Sistem ini membatasi jumlah partai politik, agar tidak terlalu terfragmentasi. Namun tetap memberikan ruang bagi representasi politik yang beragam.

”Model ini tidak hanya soal berapa jumlah parpol,” ucapnya. ”Tetapi bagaimana partai terlembaga dengan baik dan menjalankan tata kelola organisasi secara demokratis.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....