Indonesia Gagal ke Piala Dunia, Kebijakan Naturalisasi Dipastikan Tak Ditutup

  • 23 Okt 2025 22:56 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Di tengah antusiasme publik terhadap performa gemilang tim nasional (timnas) Indonesia, Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) DIY menyampaikan dukungan penuh terhadap kerja besar pemerintah melalui kebijakan naturalisasi pemain sepak bola, yang menjadi salah satu upaya strategis untuk mengangkat prestasi Indonesia ke level tertinggi dunia.

Meskipun saat ini, Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, dan juga tak berhasil melaju ke Piala Asia U-23 tahun depan, akan tetapi pintu naturalisasi tidak akan ditutup. Siapa pun yang akan mengganti Patrick Kluivert di kursi kepelatihan akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Termasuk soal kebijakan naturalisasi pemain diaspora.

Kepala Kanwil Kemenkum DIY Agung Rektono Seto menegaskan, dukungan Kementerian Hukum terhadap proses naturalisasi bukan semata-mata soal administrasi kewarganegaraan, tetapi merupakan bentuk nyata kontribusi hukum bagi pembangunan nasional di bidang olahraga.

Menurutnya, naturalisasi telah menjadi salah satu instrumen hukum yang berfungsi strategis untuk memperkuat daya saing bangsa dalam kompetisi internasional. “Kinerja naturalisasi yang dilakukan Kementerian Hukum bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga, PSSI, serta lembaga terkait lainnya merupakan bukti bahwa hukum dapat menjadi jembatan bagi kemajuan prestasi bangsa,” ujar Agung, Selasa (21/10/2025) kemarin.

Agung menambahkan, proses naturalisasi yang dilaksanakan selama beberapa tahun terakhir telah berjalan dengan sangat baik, transparan, dan akuntabel. Kemenkum memastikan bahwa setiap pemain yang diajukan oleh federasi telah melalui prosedur hukum yang ketat dan memenuhi seluruh persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan. Ketelitian tersebut menjadi kunci penting agar kebijakan naturalisasi tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencerminkan kepentingan nasional di bidang olahraga.

“Kemenkum selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian dan profesionalisme dalam setiap proses naturalisasi. Kita ingin memastikan bahwa pemain yang dinaturalisasi tidak hanya berkontribusi di lapangan, tetapi juga menjadi bagian dari semangat persatuan dan kebanggaan bangsa Indonesia,” ucap dia.

Dari sudut pandang Kanwil Kemenkum DIY, keberhasilan tim nasional Indonesia mencapai babak keempat kualifikasi Piala Dunia adalah buah dari kerja kolaboratif antara berbagai elemen bangsa. Salah satunya, keberhasilan pemerintah dalam memperkuat aspek legalitas pemain melalui naturalisasi yang dilakukan secara cepat, tepat, dan berbasis kebutuhan strategis tim nasional. (ros/rini)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....