DKUKMPP Bantul Jaga Ketersediaan MinyaKita di Pasaran
- 28 Sep 2026 18:42 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul memastikan ketersediaan MinyaKita di pasaran. Hal itu dilakukan melalui pemantauan secara berkala melalui operasi pasar serta usulan dari para pedagang.
Analis Perdagangan Ahli Muda DKUKMPP Bantul, Zuhriyatun Nur Handayani menyatakan, pengajuan dilakukan apabila stok MinyaKita yang tersedia di pasar mulai menipis. Mekanisme pengajuan diawali dengan pendataan pedagang oleh pengelola pasar.
“Jadi pengelola pasar mendata pedagang-pedagang yang berjualan minyak untuk mendapatkan fasilitas penyediaan dari pemerintah,” ucapnya, Senin, 28 September 2026.
Namun, pedagang yang ingin mengajukan permintaan wajib memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan. Di antaranya memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
“Seperti yang disyaratkan oleh BULOG, harus mempunyai NIB dan KTP. Selain itu juga menyetorkan alamat e-mail dan nomor telepon,” ujarnya.
Terkait e-mail dan nomor telepon, lanjutnya, diperuntukkan bagi pelaporan di aplikasi Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH). Selanjutnya, akses aplikasi tersebut akan dibuatkan oleh Bulog bagi pedagang yang telah memenuhi persyaratan.
Untuk pedagang yang sudah terdaftar, pengajuan tersebut diperkirakan dapat diproses dalam waktu sekitar satu pekan. Sementara bagi pedagang baru harus melalui proses verifikasi terlebih dahulu.
“Kalau yang bersangkutan adalah pedagang lama, dalam artian datanya itu sudah masuk ke Bulog dari kemarin-kemarin, itu prosesnya cepat. Satu pekan langsung diproses. Namun bagi pedagang baru, nanti menunggu diverifikasi dulu oleh BULOG,” katanya.
Selain itu, waktu pemrosesan juga dipengaruhi oleh jadwal antrean distribusi dan ketersediaan armada BULOG. Hal itu karena BULOG tidak hanya melayani kebutuhan MinyaKita di Kabupaten Bantul, tetapi juga mendistribusikannya ke berbagai wilayah dan pasar di DIY.
“Di Bantul sendiri, distribusi MinyaKita tidak hanya menyasar satu pasar, tetapi juga sejumlah pasar lainnya, seperti Pasar Imogiri, Pasar Niten, Pasar Bantul, dan pasar lainnya,” ucapnya menambahkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....