Penguatan Kolaborasi untuk Pengentasan Kemiskinan di Kulon Progo

  • 24 Sep 2026 23:23 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Kulon Progo - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo memperkuat kolaborasi dengan PT Bank BPD DIY serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam rangka menyalurkan bantuan sosial sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Langkah ini ditempuh untuk memenuhi kebutuhan dasar warga mulai dari pangan, papan, hingga pembukaan peluang usaha baru.

Direktur Utama PT Bank BPD DIY, Santoso Rohmad, yang didampingi Pimpinan Bank BPD DIY Cabang Wates, Nur Afan Dwi Saputro, mengatakan, BPD DIY sebagai sebagai bank milik pemerintah daerah berkomitmen berkontribusi nyata dalam menyejahterakan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya di Kulonprogo.

"Sebagai bank milik Pemda, kami memiliki kewajiban moral dan sosial untuk mendukung pemberdayaan ekonomi warga. Ada delapan sektor yang kita bantu melalui program CSR. Sebagian dari hasil pengelolaan dana daerah dan kegiatan perbankan, kemudian kami kembalikan untuk masyarakat," ujarnya.

Selain menyalurkan dana CSR dan fasilitas kredit produktif, Santoso juga menekankan pentingnya sektor pendidikan sebagai upaya memutus rantai kemiskinan dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial di daerah.

Pada tahun 2026, bantuan CSR PT Bank BPD DIY berupa CSR Beasiswa Pendidikan Disdikpora Kulonprogo, CSR Gapura Papan Nama Dinas Tenaga Kerja,bCSR Layanan Dinas Perhubungan Kulonprogo,nCSR Bangunan Sarana Prasarana Pendukung Lapangan Kalurahan Palihan, CSR Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), CSR Cor Lantai Gedung Serbaguna Pagerharjo, CSR Rehab Kendaraan untuk Rescue Tactical Unit (RTU) Dinas Sosial Kulonprogo, dan CSR dua unit motor pengangkut sampah untuk Lumbung Mataraman Giripeni, Wates.

Untuk program Bantuan RTLH, Santoso menjelaskan, sasaran utamanya adalah warga Kulonprogo dari keluarga prasejahtera yang belum memiliki hunian layak. Ada 15 keluarga penerima manfaat tersebar merata di berbagai kapanewon, yakni Wates, Temon, Galur, Lendah, Sentolo, Pengasih, Kokap, Girimulyo, Nanggulan, dan Samigaluh.

Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, kontribusi nyata melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL/CSR) dari PT Bank BPD DIY serta pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari BAZNAS sangat membantu pemerintah daerah dalam mendampingi warga kurang mampu.

"Tentu kita melihat masih banyak saudara kita yang membutuhkan bantuan. Di sinilah pemerintah, BPD DIY, dan BAZNAS hadir untuk memastikan kebutuhan dasar pangan, papan, serta peluang usaha masyarakat dapat terpenuhi," ujarnya, di sela penyerahan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari PT Bank BPD DIY di rumah Joko, Padukuhan Depok, Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo, Kulonprogo, Kamis, 24 September 2026.

Agung berharap, sinergi ini dapat terus berlanjut guna mempercepat penanganan kemiskinan dan pemerataan tingkat kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kulonprogo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....