Wajah Kesadaran Politik dan Partisipasi Perempuan di Legislatif
- 22 Sep 2026 12:48 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Tantangan yang terjadi saat ini adalah bagaimana memastikan Perempuan mengerti dan tertarik dengan politik. Tidak takut ketika mendengar kata politik.
“Sebenarnya aktivitas sehari-hari itu kan proses politik, misal menyediakan menu makan dan memastikan gizi untuk keluarga, apalagi perempuan jika masuk ke ranah politik, ini luar biasa sekali,” ucap Sri Surani, S.P selaku Komisioner KPU DIY dalam Dialog Jogja Siang Ini Pengarusutamaan Gender dan Inklusi di Pro 1 Senin, 21 September 2026.
Di dalam KPU DIY ada lima komisioner dan tiga diantaranya adalah perempuan. KPU DIY menempati urutan teratas se-Indonesia dengan jumlah anggota perempuannya paling banyak.
Sri Surani atau yang akrab disapa Rani mengaku kinerjanya selama ini fokus pada isu partisipasi perempuan. Seperti meningkatkan partisipasi perempuan di ranah legislatif.
“Di legislatif kita punya kuota 30 persen, tetapi sampai sekarang sudah sekian kali pemilu tetapi kapasitas 30% itu belum tercapai,” ujar Rani.
Pentingnya perempuan masuk dalam ranah legislatif agar memastikan kebijakan-kebijakan yang lahir berfokus pada isu-isu perempuan dan anak. Dalam membangun kesadaran politilk perempuan, yang perlu diperhatikan adalah rekan dari partai politik juga harus membuka diri dengan perempuan. Sehingga ketika perempuan sudah masuk ke partai politik akan diperlakukan setara.
Jika dilihat dari angka partisipasi perempuan di DIY dalam menggunakan hak pilih, jumlah perempuan menempati angka tertinggi dibandingkan daerah lain. Untuk jabatan kepala dinas di DIY sudah banyak diduduki oleh perempuan. Bisa dikatakan keterwakilan perempuan sudah lebih baik. Tetapi untuk menjadi calon legislatif masih minim.
Yang perlu diperhatikan bagi kaum perempuan ketika sudah menduduki jabatan legislatif harus paham konsekuensi dan tantangan yang dihadapi. “Satu hal yang pasti adalah dukungan dari keluarga terutama pasangan penting untuk membuat perempuan lebih berdaya di ranah legislatif,” ucap Rani menutup dialognya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....