Hari Rayanya Dakwah! Padhang Bulan Fest 2026 di JEC Simbol Persatuan

  • 19 Sep 2026 16:01 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta — Padhang Bulan Fest 2026 resmi digelar di Jogja Expo Center (JEC), 19-20 September 2026. Event Ukhuwah terbesar yang menjadi 'Hari Raya' bagi para pegiat dan lembaga dakwah kedua ini tidak sekadar menjadi ruang syiar agama, tetapi juga dirancang sebagai ajang silaturahmi besar, penggerak ekonomi UMKM, serta benteng moral bagi generasi muda.

Ketua Panitia Padhang Bulan Fest, Muhammad Ahid Subiyanto menjelaskan, event ini merupakan ruang kolaborasi lintas lembaga dan organisasi masyarakat (ormas) Islam. Sebanyak 16 lembaga keagamaan dan sekitar 350 panitia terlibat aktif untuk menyukseskan perhelatan yang disebutnya sebagai "hari rayanya dakwah di Jogja" ini.

"Kami ingin menghadirkan narasi dan filosofi yang berbeda tiap tahunnya untuk membakar semangat kebersamaan di Jogja. Filosofi Padhang Bulan Fest ibarat ajakan seperti lirik lagunya 'Yo pro konco dolanan ning njobo'. Di sini kita tidak bicara perbedaan—apakah itu NU, Muhammadiyah, Persis, Salafi, atau ormas lainnya. Kita mengesampingkan baju politik atau kelompok, fokus ngumpul dan berkolaborasi untuk menguatkan umat, baik dari sisi agama, ilmu, maupun ekonomi," katanya, disela pembukaan, Sabtu, 19 September 2026.

Tak hanya menghadirkan para asatidz dan pendakwah, gelaran tahun ini tampil lebih semarak dengan keterlibatan tokoh masyarakat hingga panggung musik kebudayaan. Nama-nama grup musik dan budayawan seperti Letto, YKHC, hingga Kiai Kanjeng dipastikan turut menyemarakkan acara.

Selain itu, jumlah partisipan UMKM juga meningkat signifikan dari 95 tenant pada tahun lalu menjadi 130 tenant pada tahun ini. Dukungan penuh pun mengalir dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Yogyakarta dan Pemda Bantul. Event ini juga diproyeksikan menjadi road to momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Yogyakarta.

"Kemarin kita ketemu Pak Wali Kota, ternyata beliau sangat support, dan harapannya ini menjadi satu momentum untuk mewarnai dari ultahnya Yogyakarta, karena Yogyakarta itu ultahnya kan Oktober, ini bisa menjadi road to-nya ultah Jogja, termasuk dari Pemda Bantul. Jadi UMKM yang terlibat ini bisa menjadi kekuatan kita untuk menggerakkan secara ekonomi," ucapnya.

Sebanyak 130 UMKM terlibat dalam event Padhang Bulan Fest di Jogja Expo Center. (Foto: RRI/Dyan Parwanto)

Salah satu tokoh Islam DIY, Syukri Fadholi menilai, kegiatan dakwah seperti Padhang Bulan Fest memiliki nilai yang sangat strategis dalam membina mental, moral, dan karakter anak muda di tengah dinamika zaman. Menurutnya, melalui dakwah bisa menjadi benteng kepada masyarakat maupun anak-anak muda, dari degradasi moral.

"Situasi dan kondisi kehidupan masyarakat saat ini mengalami degradasi moralitas yang luar biasa. Baik degradasi moral para elit politik bangsa ini dengan korupsi dan kolusi, tetapi juga perilaku anak-anak muda yang menyimpang dari tatanan moral dan agama ini," ujarnya.

Syukri menyebutkan, situasi dan kondisi kehidupan masyarakat saat ini menghadapi tantangan degradasi moralitas yang luar biasa. Oleh karena itu, kegiatan pembinaan seperti ini penting hadir sebagai benteng moral, agama, dan ekonomi.

Syukri menambahkan, pembinaan berbasis keagamaan pada dasarnya bertujuan mengajarkan akhlaqul karimah dan membina anak muda agar memiliki budi pekerti yang luhur dalam bermasyarakat. Ia berharap ruang kolaborasi dakwah ini dapat diperluas ke seluruh penjuru DIY dan terus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

"Pemerintah daerah harus berkewajiban bagaimana memperhatikan pembinaan anak muda, baik agama, moral ini menjadi penting untuk menyelamatkan anak muda Yogyakarta ini. Sesungguhnya agama itu kan mengajarkan akhlaqul karimah, yang tentunya membina anak-anak muda untuk berakhlak baik, berbudi pekerti yang baik dalam kehidupan masyarakat saat ini. Ini yang perlu menjadi perhatian," ujarnya, menegaskan.

Melalui perpaduan syiar keagamaan, panggung budaya, dan pemberdayaan ekonomi UMKM, Padhang Bulan Fest diharapkan mampu menjadi simbol persatuan dan energi positif bagi masyarakat Yogyakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....