UGM Taekwondo Championship Diikuti 1.064 Atlet
- 15 Sep 2026 12:19 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Sebanyak 1.064 atlet dari berbagai daerah dan institusi di Indonesia ambil bagian dalam UGM Taekwondo Championship (UGMTC) 2026. Kejuaraan tersebut berlangsung pada 5–6 september lalu di Gedung Olah Raga (GOR) Nusantara UGM.
UGMTC 2026 digelar dengan standar kompetisi tingkat nasional Grade C. Mengusung tema “Compete with Vision, Raise with Passion”, kejuaraan ini menjadi ajang bagi atlet taekwondo dari berbagai wilayah di Indonesia untuk berkompetisi sekaligus memperkuat jejaring antarkomunitas.
Dalam kompetisi tersebut, terdapat dua kategori yang dipertandingkan, yakni poomsae dan kyorugi. Kelas poomsae terbagi dalam nomor individu, berpasangan, dan beregu. Sementara kyorugi dipertandingkan secara individu dengan pembagian berdasarkan usia dan berat badan.
Ketua Pelaksana UGMTC 2026, Dewi Rizky, mengatakan kehadiran lebih dari seribu atlet menjadikan kejuaraan tersebut tidak sekadar arena pertandingan. UGMTC juga menjadi wadah pertemuan dan mempererat persaudaraan para pegiat taekwondo dari berbagai daerah, universitas, serta dojang atau tempat latihan yang tersebar di Indonesia.
Menurut Dewi, penyelenggaraan UGMTC 2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya UKM Taekwondo UGM untuk terus meningkatkan kualitas kompetisi pada masa mendatang.
"Semoga ke depannya kami akan melaksanakan kejuaraan ini dengan lebih baik lagi," ujarnya, Selasa, 15 September 2026.
Dewi menilai keberhasilan penyelenggaraan UGMTC 2026 menunjukkan komitmen UKM Taekwondo UGM dalam mendorong perkembangan olahraga taekwondo di Indonesia. Kejuaraan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu jalur bagi atlet muda untuk mengembangkan kemampuan dari tingkat nasional menuju kompetisi internasional.
Selain itu, UGMTC juga menjadi sarana untuk menjaring atlet-atlet muda potensial sekaligus memperkuat sinergi antarkomunitas taekwondo di berbagai daerah.
“Kita ingin terus mengukuhkan diri sebagai UKM Taekwondo percontohan yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan olahraga prestasi nasional,” katanya.
Pada UGMTC 2026, tim taekwondo Universitas Diponegoro (Undip) Semarang keluar sebagai Juara Umum 1 setelah mengumpulkan lima medali emas, enam perak, dan satu perunggu.
Posisi Juara Umum 2 ditempati Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dengan koleksi lima emas, dua perak, dan 10 perunggu. Sementara Tim Bandung City berada di peringkat ketiga setelah meraih tiga medali emas.
Kontingen Universitas Gadjah Mada juga berhasil menyumbangkan dua medali emas dan tiga medali perak. Medali emas diraih Abhinaya Prabawa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis melalui nomor Kyorugi Prestasi Senior Under 74 serta Syakira Fairuz Aurilia dari Fakultas Ilmu Budaya pada nomor Kyorugi Prestasi Senior Under 49.
Sementara tiga medali perunggu UGM diraih Faez Al-Mahabbi dari Fakultas Teknik pada nomor Kyorugi Prestasi Senior Under 63, Dewi Laksmi Locita dari Fakultas Farmasi pada nomor Kyorugi Prestasi Senior Under 67, dan Rizqi Fairuz Adya Rafiif dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan pada nomor Kyorugi Prestasi Senior Under 58.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....