Dosen Psikologi UAD Bagikan Tips Sikapi Karakter Dominan dalam Pergaulan
- 08 Sep 2026 12:15 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Memasuki lingkungan sekolah, tempat kerja, maupun pertemanan sering kali mempertemukan seseorang dengan individu yang bersikap dominan. Meski kerap memicu ketidaknyamanan, karakter ini dapat disikapi melalui kontrol diri dan pola komunikasi yang berimbang.
Dosen Psikologi Universitas Ahmad Dahlan Hasna Uzzakiyah mengatakan sikap dominan sering kali membuat orang lain merasa kurang dihargai atau tidak didengar. Oleh karena itu, mengenali kebutuhan lawan bicara menjadi langkah awal yang bijaksana.
“Memang sifat dominan bisa menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang lain karena merasa tidak diperhatikan. Cara yang paling bijaksana agar terhindar dari sikap mendominasi adalah dengan melihat kebutuhan atau ketertarikannya terlebih dahulu,” katanya saat menjadi narasumber program Kita Indonesia di RRI Yogyakarta.
Hasna menjelaskan, sifat dominan sebenarnya memiliki sisi positif, terutama ketika seseorang memang memangku peran sebagai pemimpin yang dituntut mengambil keputusan secara cepat dan tegas.
“Ketika karakter dominan itu memang tidak bisa dihindari, seorang pemimpin tetap membutuhkan faktor dominan sebagai pengambil keputusan atau kebijakan,” ujarnya.
Untuk meminimalkan dampak negatifnya, ia menyarankan pengembangan kemampuan komunikasi yang berempati. Menyampaikan pendapat dengan bahasa yang lebih santun serta memberikan masukan secara positif dapat menghaluskan kesan terlalu mendominasi.
Ia menambahkan, komunikasi yang sehat mensyaratkan keseimbangan. Setiap individu idealnya memiliki ruang dan hak yang sama untuk menyampaikan pendapat melalui musyawarah guna mencapai kesepakatan bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....