Tim UGM Sosialisasi Model Silvopastura di KHDTK Wanagama Gunungkidul

  • 08 Sep 2026 10:57 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Gunungkidul – Tim pengabdian masyarakat Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar sosialisasi Model Silvopastura Terintegrasi guna meningkatkan ketahanan pakan ternak di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Wanagama. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 1 September 2026 malam ini diikuti 14 anggota Kelompok Ternak Bina Gama Kalurahan Banaran, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul.

Program ini didanai oleh Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat (DPkM) UGM untuk menjawab tantangan peternak lokal dalam menyediakan pakan berkualitas di kawasan lahan karst.

Dosen Fakultas Kehutanan UGM Aqmal Nur Jihad menjelaskan silvopastura merupakan sistem agroforestri yang memadukan produksi kayu dengan hijauan pakan ternak. Ruang di sela tegakan pohon jati dipandang potensial dimanfaatkan tanpa mengganggu fungsi konservasi hutan.

“Pendekatan ini memungkinkan kawasan hutan tetap menjalankan fungsi produksi kayu, sekaligus membuka peluang penghidupan baru bagi masyarakat sekitar melalui sektor peternakan,” katanya.

Sementara itu, akademisi Fakultas Peternakan UGM Miftahush Shirothul Haq memaparkan budidaya hijauan unggul Rumput Gama Umami. Varietas hasil pemuliaan UGM ini dinilai tepat dikembangkan di kawasan Wanagama karena tahan naungan, tahan kekeringan, serta memiliki produktivitas biomassa tinggi.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan hadirnya pengelola Bumi Kayangan Farm Satria Aji yang membagikan pengalaman praktis pengelolaan rumput unggul di lahan kering.

Melalui sosialisasi ini, Kelompok Ternak Bina Gama diharapkan mampu mengadopsi model silvopastura sebagai strategi jangka panjang mengatasi keterbatasan pakan serta mendukung kelestarian Wanagama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....