Seluruh Perjalanan Maskapai dari Adisutjipto ke Jakarta Batal Berangkat

  • 07 Sep 2026 11:29 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau pada 4 September lalu turut berdampak pada aktivitas penerbangan dari Yogyakarta menuju wilayah Jakarta. Sebanyak 6 perjalanan maskapai Citilink dan Fly Jaya dari Bandara Adisucipto Yogyakarta menuju Bandara Halim Perdanakusuma terpaksa dibatalkan Senin, 7 September 2026.

Maskapai Fly Jaya memiliki jadwal keberangkatan pada pukul 06.00, 09.50, dan 14.00 WIB. Sementara, maskapai Citilink memiliki jadwal keberangkatan pada pukul 08.00, 11.45, dan 15.30 WIB. Ada pula maskapai Susi Air dengan keberangkatan pukul 10.00 WIB menuju Karimun Jawa yang juga dibatalkan. Pembatalan keberangkatan menuju Jakarta ini dilakukan menyusul adanya pembaruan notice to airmen (Notam) penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma pada hari ini hingga pukul 18.00 WIB.

General Manager Bandara Adisutjipto Kolonel Penerbang Wibowo Cahyono Soekadi menjelaskan operating hour (OH) atau jam operasional keberangkatan terakhir di Bandara Adisutjipto terjadwal hingga pukul 18.00 WIB. Dengan demikian, seluruh penerbangan dari Bandara Adisutjipto menuju Jakarta dibatalkan. Wibowo mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan maskapai agar memberikan pemberitahuan kepada para calon penumpang atas pemberangkatan yang dibatalkan.

“Dari bandara kami menyediakan dan mempersiapkan inspektur terminal, kemudian customer service, dan avsec (aviation security) untuk tetap menerima apabila ada penumpang yang belum terinfo dari maskapai, untuk memberikan info apakah penerbangan di hari ini bisa atau masih belum bisa. Tentunya keselamatan dan keamanan penerbangan lebih kita utamakan,” kata Wibowo saat ditemui di Bandara Adisutjipto, Senin, 7 September 2026.

Di sisi lain, Wibowo menuturkan pihaknya telah melakukan 3 kali pepper test untuk menguji keberadaan abu vulkanik di sekitar Bandara Adisutjipto. Pepper test dilakukan 6 September 2026 pada pukul 09.00-09.30 WIB, lalu pada pukul 12.00-12.50 WIB, dan pukul 16.20-16.57 WIB. Pepper test juga sekaligus dilakukan untuk mendeteksi keberadaan abu vulkanik dari Gunung Merapi usai mengalami erupsi beberapa waktu terakhir.

Wibowo menyebut hasil dari pepper test itu aman dan sejauh ini belum terdeteksi adanya paparan abu vulkanik di sekitar Bandara Adisutjipto. Wibowo menambahkan sejauh ini penumpang diarahkan untuk refund ataupun reschedule dan akan diinfokan melalui email ataupun nomor telepon calon penumpang.

“Kita setiap hari tetap buka. Tetap siap untuk melayani pengguna jasa yang datang. Jika suatu waktu nanti ada pengumuman kembali untuk dibuka Halim berarti penerbangan tetap kita laksanakan di hari itu,” ucap Wibowo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....