Bukan Cuma Soal Pedas, Ini Soal Naik Kelas

  • 31 Agt 2026 19:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Berawal dari harus mencukupi kebutuhan keluarga dan mempunyai hobi memasak, Anselmus Wau atau yang akrab disapa Hans ini membuka usaha kuliner khas Sumatera Utara. Mulai dari singkong pedas, ayam geprek, jajanan tradisional hingga aneka sambal menjadi produk andalannya.

Selain pemesanan melalui whatsapp dan sosial media, produk juga dititipkan di beberapa gerai oleh-oleh di Jogja. Melihat generasi sekarang banyak yang menyukai pedas, maka produk yang dijual didominasi rasa pedas.

Salah satu produk best seller adalah sambal. Owner Mamoka Group ini menyebutkan untuk produk sambal ada 6 varian rasa, yaitu sambal original, bawang, teri, terasi, cumi, dan andaliman.

“Ternyata hobi memasak ini bisa jadi cuan,” ungkap Hans dalam Dialog Jogja Sore Ini UMKM Bicara di Pro 1 Senin, 31 Agustus 2026.

Usahanya ini dirintis mulai tahun 2020. Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada ini mengungkapkan untuk berbisnis tidak perlu takut jika produknya tidak diterima masyarakat.

“Yang penting maju dulu, masalah laku atau tidak laku itu soal belakangan,” ungkapnya.

Hans menambahkan bahwa kuliner di Jogja memang banyak dan ragamnya hampir sama. Tips agar tetap laku di pasaran adalah produk yang diusung harus punya karakter sendiri sehingga beda dengan produk lain.

Menurutnya UMKM bisa naik kelas jika bisa menggunakan platform digital dalam pemasaran produknya. Banyak belajar sistem manajemen marketing, manajemen waktu, serta mengembangkan usaha dengan inovasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....