ASN Pemda DIY Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

  • 25 Agt 2026 14:57 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Gunungkidul – Kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan ditunjukkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Daerah (Pemda) DIY melalui program ASN Pemda DIY Peduli. Bersama BPBD DIY, KORPRI DIY mulai menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah di Kabupaten Gunungkidul.

Penyaluran bantuan salah satunya dilakukan di Dusun Duwet, Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus, Gunungkidul, Senin, 24 Agustus 2026. Kepala Pelaksana BPBD DIY, Agustinus Ruruh Haryata mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan bela rasa ASN Pemda DIY serta KORPRI DIY terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

Bantuan air bersih disalurkan ke sejumlah titik di Kapanewon Tepus dan Rongkop. Ruruh menyebut, khusus di Padukuhan Duwet, sebanyak tujuh tangki air disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga.

“Pada hari ini kebetulan kami melaksanakan dropping air di Tepus, tepatnya di Padukuhan Duwet. Rencananya di lokasi ini akan ada tujuh tangki air yang kita berikan, dan bisa dimanfaatkan warga untuk satu minggu ke depan. Tentunya bantuan ini akan kami lakukan secara berkesinambungan,” ucapnya.

Menurut Ruruh, penyaluran bantuan akan terus dievaluasi untuk mengetahui wilayah lain yang membutuhkan pasokan air bersih. Pelaksanaannya juga dikoordinasikan dengan BPBD Kabupaten Gunungkidul.

“Kami sangat percaya bahwa Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga sudah siap melaksanakan upaya-upaya terkait dengan mengatasi kekeringan ini. Sebagaimana juga kami di Pemda DIY, yang juga sudah menyiapkan anggaran terkait dengan upaya mengatasi kekeringan ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang Peningkatan Peran Perempuan Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat KORPRI DIY, Erlina Hidayati Sumardi mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian ASN dan KORPRI DIY terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Dan kami sudah tentu akan bergerak untuk mengakomodir keinginan dari para ASN untuk membantu, untuk peduli terhadap masyarakat yang sedang mengalami permasalahan, dalam hal ini Kekeringan,” ujarnya.

Erlina mengatakan, penyaluran air bersih tidak hanya menyasar wilayah Tepus dan Rongkop. Sejumlah lokasi lain yang mengalami kekurangan air juga akan menjadi sasaran bantuan berikutnya.

Penentuan lokasi dilakukan melalui koordinasi dengan BPBD DIY dan BPBD Gunungkidul. Bantuan juga dapat disalurkan berdasarkan permintaan dari masyarakat yang membutuhkan.

Warga Terbantu Hadapi Kekeringan

Salah seorang warga Padukuhan Duwet, Hudan mengatakan, kekurangan air bersih menjadi persoalan yang dihadapi warga setiap tahun ketika musim kemarau. Selama ini, kebutuhan air dipenuhi dari sumber mata air yang berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman.

Namun, kondisi kekeringan yang cukup parah membuat debit sumber mata air tersebut ikut menurun sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan warga.

“Jadi biasanya air di mata air juga tidak bisa mencukup kebutuhan air kami. Dan jalan keluar lainnya ya membeli air. Satu tangki air sekitar Rp150.000, tapi kalau banyak permintaan, mobil tangkinya juga kadang tidak mau mengantar sampai ke sini,” katanya.

Hudan menyambut baik bantuan air bersih yang disalurkan ASN Pemda DIY. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari selama musim kekeringan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....