Pramuka Yogyakarta Didorong Adaptif dan Kuat Hadapi Perubahan Zaman

  • 25 Agt 2026 13:55 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, YOGYAKARTA — Gerakan Pramuka didorong menjadi organisasi kuat, relevan, dan berkelanjutan dalam membina generasi muda menghadapi perubahan zaman. Penguatan organisasi ini diperlukan agar Pramuka mampu menjalankan fungsi pendidikan karakter sekaligus menyiapkan generasi yang bertanggung jawab bagi bangsa Indonesia.

Tokoh Pramuka Sari Murti Widyastuti menyampaikan bahwa Pramuka harus memiliki struktur, sumber daya manusia, serta sistem yang kuat dan adaptif. Perkembangan teknologi informasi termasuk kecerdasan buatan menuntut pembina dan pelatih meningkatkan kemampuan agar tidak tertinggal oleh peserta didik.

Adaptasi teknologi tetap memperhatikan etika sehingga kemajuan digital dapat dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan tanpa menimbulkan dampak merugikan. Upaya tersebut dilakukan melalui pembinaan pelatih secara bertahap agar mampu menyiapkan pembina yang relevan dengan karakter generasi muda.

"Organisasi yang kuat itu tidak hanya berhenti pada struktur, sistem, dan SDM, tetapi kemampuan beradaptasi," katanya.

Sari Murti Widyastuti menegaskan bahwa kemampuan beradaptasi menjadi bagian penting agar Gerakan Pramuka tetap menjalankan peran pembinaan secara efektif dan berkelanjutan.

Tokoh Pramuka Iswanto menjelaskan bahwa pembinaan anggota muda juga dilakukan melalui pelatihan keprotokolan agar mereka mampu menjalankan tugas secara profesional. Keterampilan tersebut meliputi penerimaan tamu, pengaturan acara, pengelolaan kegiatan resmi, hingga kemampuan menyesuaikan penampilan dengan karakter audiens.

"Dalam keberlanjutan organisasi membutuhkan kepemimpinan yang mampu mengarahkan, perencanaan, pengelolaan keuangan, serta pengembangan sumber daya manusia," ucapnya.

Menurutnya, organisasi juga perlu memberi ruang kepada kader muda untuk masuk kepengurusan agar terjadi regenerasi dan kesinambungan kepemimpinan Pramuka.

Pengalaman berorganisasi membekali anggota dengan kemampuan menyusun surat, proposal, memandu acara, hingga menjalankan musyawarah dengan baik. Pembinaan ini diharapkan melahirkan generasi muda Yogyakarta yang berkarakter, bertanggung jawab, serta siap berkontribusi bagi masyarakat dan negara. (Gilang Kinantyo Rahmat)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....