Seluruh Universitas di DIY Harus Terapkan Pendidikan Khas keJogjaan
- 24 Agt 2026 12:25 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Ketua Dewan Pendidikan DIY, Sutrisno Wibowo berharap pendidikan khas Kejogjaan bisa diterapkan di seluruh universitas di Kota Gudeg. Sebab kini Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengawali penerapan pendidikan tersebut.
Implementasi Pendidikan Khas keJogjaan di UNY, diawali seremoni peluncuran buku panduan Pendidikan Khas Kejogjaan pada Kamis, 20 Agustus 2026. Menurut Sutrisno, penerapan pendidikan ini berkontribusi positif dalam membangun karakter anak muda.
”Di tingkat SMA/SMK ini cukup mengejutkan hasilnya,” ucapnya, Senin, 24 Agustus 2026. ”Sudah kita ukur dengan survei karakter, hasilnya dari skala 1 sampai 5 itu reratanya 4,1.”
Sedangkan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X memiliki alasan tersendiri terkait penerapan pendidikan khas Kejogjaan. Sebab, wilayah yang ia pimpin, punya sejarah dalam pendidikan.
”Sebelum Republik ini punya nama, kota ini telah menjadi tempat belajar,” katanya. ”Mulai dari padepokan dan pesantren, Sekolah Muhammadiyah, Taman Siswa, hingga perguruan tinggi modern, yang ikut membentuk generasi intelektual dan pemimpin bangsa.”
Para intelektual dan pemimpin bangsa saat itu, belajar di Yogyakarta bukan hanya untuk menjadi pintar. Namun, mereka juga membentuk diri pribadi, menjadi sosok manusia yang berani menanggung akibat dari kepintaran mereka.
Selain itu, Sri Sultan juga menekankan pendidikan pada dasarnya tidak hanya menjawab bagaimana ilmu pengetahuan bekerja. Namun juga menjelaskan, untuk apa ilmu pengetahuan digunakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....