Tersengat Listrik, Pekerja Bangunan Tewas di Atas Plafon Rumah di Bantul
- 16 Agt 2026 17:28 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atas plafon rumah warga di Nitipuran, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, pada Jumat, 14 Agustus 2026 sore. Korban diduga tersengat listrik saat sedang bekerja.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menyatakan, insiden bermula saat korban yakni Sugiarto (63), warga Mantrijeron, Kota Yogyakarta, sedang melakukan pekerjaan bangunan bersama rekan-rekannya. Sekitar pukul 16.00 WIB, pekerjaan tersebut telah rampung dan seluruh pekerja bersiap untuk pulang.
“Saat itu, motor korban masih terparkir di halaman rumah. Hal inilah yang membuat salah satu rekannya, Wakimin (53) menaruh curiga,” ucapnya, Minggu, 16 Agustus 2026.
Wakimin kemudian melakukan pencarian sembari bertanya pada rekan kerja lainnya. Hingga pada akhirnya rekan korban yang lain, Agung Waluyo (49) memberitahu Wakimin bahwa korban berada di area plafon rumah.
“Mendapat informasi itu, Wakimin lalu memanjat tangga bambu untuk mengecek ke atas plafon. Ia sempat memanggil nama korban berulang kali tetapi tidak ada respons,” ujarnya.
Semakin curiga, Wakimin lalu mendekat dan melihat bagian perut korban sudah tidak bergerak. Karena panik, Wakimin langsung berteriak dan meminta bantuan kepada Agung.
“Mendengar teriakan itu Agung naik ke atas dengan membawa lampu senter. Setelah kedua saksi mendapati korban sudah tidak bergerak sama sekali, keduanya pun turun untuk melaporkannya kepada mandor proyek,” katanya.
Insiden tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kasihan. Tak berselang lama, polisi beserta petugas medis Puskesmas Kasihan 2 dan Tim INAFIS Polres Bantul datang ke lokasi kejadian.
“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban. Namun, petugas menemukan ada luka bakar pada bagian telapak tangan kanan korban sepanjang lima sentimeter,” ucapnya menambahkan.
Selain itu, kondisi jenazah sudah mengalami kaku mayat dan diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar lima jam sebelum pemeriksaan ditemukan. Penyebab kematian korban diduga karena sengatan arus listrik.
Rita menambahkan, pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan.
"Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah kecelakaan kerja. Jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Suryodiningratan, Mantrijeron, Yogyakarta untuk proses pemakaman," kata Rita.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....