Dorong Layanan Publik Lebih Cepat, RSUD Panembahan Senopati Luncurkan Si Banter
- 13 Agt 2026 11:54 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – RSUD Panembahan Senopati Bantul terus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada publik. Salah satunya dengan menghadirkan layanan Sistem Pembayaran Tagihan Sendiri (Si Banter).
Si Banter sendiri merupakan layanan digital untuk pembayaran biaya rumah sakit secara mandiri dan real time. Bekerja sama dengan Bank BPD DIY, inovasi ini mempermudah masyarakat melakukan pembayaran tanpa perlu lagi mengantre di loket.
Direktur RSUD Panembahan Senopati Atthobari mengungkapkan, layanan ini dikembangkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan Si Banter, pelayanan akan menjadi semakin cepat dan sesuai dengan kebutuhan publik.
“Banter itu maknanya cepat, jadi kami berharap pelayanan di sini menjadi semakin cepat, dekat, mudah, dan responsif. Tentunya sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ucapnya, saat peluncuran Si Banter di RSUD Panembahan Senopati, Rabu, 12 Agustus 2026.
Ia menegaskan, layanan ini tidak sekadar perubahan mekanisme pembayaran dari tunai menjadi digital, akan tetapi menjadi bagian dalam transformasi layanan publik di era digital. Tujuan akhirnya yakni memberikan kemudahan akses kesehatan bagi seluruh masyarakat.
“Harapannya yakni layanan ini membawa manfaat bagi pelayanan di era digitalisasi. Jadi tidak hanya mengubah metode pembayaran saja, akan tetapi menjadikan layanan semakin canggih dan memudahkan masyarakat,” ujarnya.
Selain digitalisasi pembayaran tagihan, RSUD Panembahan Senopati juga menerapkan rekam medis elektronik (RME). Dengan pemanfaatan teknologi ini, diharapkan mampu memberikan pelayanan yang semakin efisien, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
“Kemudian juga didukung dengan peralatan-peralatan kesehatan yang juga semakin canggih. Tentu kami ingin memberikan pelayanan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Meski begitu, Atthobari menekankan bahwa digitalisasi tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan maupun nilai-nilai kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Pemanfaatan teknologi justru harus menjadi sarana untuk terus meningkatkan mutu dan keselamatan pasien.
“Walaupun sudah digital, kemanusiaan atau humanisme dalam pelayanan yang kita berikan juga tetap harus kita jaga. Jangan sampai dengan era digital kemudian kita mengurangi rasa kemanusiaan. Jadi keduanya harus dikembangkan secara sinergis agar kemajuan teknologi dapat mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas,” ucapnya menambahkan.
Pimpinan Bank BPD DIY Cabang Bantul Fendi Muryawan menyatakan, kehadiran Si Banter memberi rasa lega bagi pasien maupun keluarga pasien. Dalam situasi panik, kemudahan proses pembayaran menjadi hal yang patut diutamakan.
“Ketika ada pasien datang ke rumah sakit dengan pikiran yang mungkin tidak tenang karena keluarganya sakit, orang tuanya, anaknya, atau bahkan dirinya sendiri yang sakit, kemudian setelah melakukan semua pelayanan harus menunggu kasir buka, tentu ini menjadi persoalan,” ucapnya.
Kondisi tersebut menurutnya, juga dapat terjadi ketika pasien harus menunggu antrean karena petugas kasir sedang melayani pasien lainnya. Di tengah kondisi penuh kecemasan, waktu tunggu dalam proses administrasi tentu dapat menambah beban bagi pasien maupun keluarga.
“Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Si Banter hadir sebagai salah satu solusi dalam mendukung pelayanan rumah sakit berbasis digital. Layanan ini dapat diakses selama 24 jam, sehingga masyarakat memiliki alternatif untuk menyelesaikan kebutuhan pembayaran tanpa harus bergantung pada jam operasional layanan kasir,” ucapnya menambahkan.
Hadir dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Agus Budi Raharja mengatakan bahwa segala inovasi yang berorientasi pada publik akan terus didukung. Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan warganya.
“Yang penting adalah bagaimana melayani masyarakat dengan cepat, tepat, dan akuntabel. Masyarakat membutuhkan itu, sehingga ini yang perlu kita tekankan dan RSUD Panembahan Senopati selalu berorientasi pada tujuan itu,” ucap Agus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....