Muslimat NU DIY Paparkan Lima Cara Syukuri Kemerdekaan Indonesia
- 09 Agt 2026 10:54 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Anugerah kemerdekaan merupakan karunia besar yang patut disyukuri oleh seluruh bangsa Indonesia. Dengan kemerdekaan, masyarakat dapat menjalani kehidupan dan berbagai aktivitas dengan damai, tenang, serta bebas dari penjajahan.
Pimpinan Wilayah Muslimat NU Daerah Istimewa Yogyakarta Ustadzah Habibah Musthafa menyampaikan bahwa kemerdekaan bukanlah hal yang mudah diraih. Para pahlawan telah berjuang dengan mengorbankan jiwa, tenaga, dan harta.
“Perlu kita ketahui bahwa kemerdekaan bukanlah sesuatu yang mudah untuk diraih. Para pahlawan dulu telah berjuang dengan pengorbanan nyawa, tenaga, serta harta. Maka kita wajib untuk berterima kasih dan mensyukuri semua ini,” katanya saat memberikan tausiyah dalam acara Mutiara Pagi pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, perintah untuk bersyukur ditegaskan dalam Al-Qur'an Surat Ibrahim ayat 7. Sebagai wujud nyata, Ustadzah Habibah menyebut ada lima cara mensyukuri kemerdekaan demi mewujudkan cita-cita bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.
Pertama, bersyukur dengan menuntut dan mengajarkan ilmu sebagai kunci kemajuan bangsa. Kedua, bekerja secara jujur dan profesional sesuai anjuran Rasulullah SAW agar menyempurnakan setiap pekerjaan.
Ketiga, merawat persatuan dan toleransi antar sesama sebagaimana ditegaskan dalam Surat Al-Hujurat ayat 10. Jika terjadi perselisihan, masyarakat diimbau untuk menyelesaikannya secara damai dan saling memahami.
Keempat, meningkatkan kepedulian sosial dengan berbagi kepada yang membutuhkan. Hal ini sejalan dengan Surat Ali 'Imran ayat 92 tentang pentingnya menafkahkan sebagian harta yang dicintai.
Kelima, menjalankan kepemimpinan yang adil dan amanah. Setiap individu merupakan pemimpin yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....