Gelar Musda dan Pelatihan, TIDAR Gembleng Kader Muda Gerindra di DIY

  • 11 Sep 2026 20:22 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Organisasi sayap kepemudaan Partai Gerindra, Tunas Indonesia Raya (TIDAR), menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat konsolidasi dan kaderisasi generasi muda di seluruh daerah. Kader-kader yang digembleng di Yogyakarta dalam Tunas 3 dan Musyawarah Daerah (Musda) PD TIDAR DIY nantinya membawa pesan-pesan positif, energi-energi positif terhadap TIDAR dan juga terhadap Gerindra di masa yang akan datang.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pimpinan Pusat TIDAR, Rocky Candra dalam sambutannya mewakili Ketua Umum Rahayu Saraswati menyampaikan, TIDAR hadir sebagai organisasi kepemudaan yang berafiliasi terhadap Partai Gerindra. Sehingga ketika bergabung, maka langkah, gerak-gerik, dan juga pemikiran, sudah mencerminkan dan juga membawa diri sebagai kader.

"Prabowo Subianto itu mempunyai banyak sekali pemikiran-pemikiran terkait dengan bangsa ini, terkait bangsa, terkait negara, pun terkait Yogyakarta. Jadi kami harapkan kader-kader TIDAR yang di Yogyakarta ini nantinya membawa pesan-pesan positif, energi-energi positif terhadap TIDAR dan juga terhadap Gerindra di masa yang akan datang," katanya, di Hotel Platinum Yogyakarta, Jumat, 11 September 2026.

Rocky menekankan, pentingnya melahirkan kader-kader muda yang tidak hanya melek politik, tetapi juga memiliki loyalitas dan royalitas tinggi terhadap partai. Menurutnya, loyalitas, tegak lurus dan setia terhadap pimpinan serta siap menjalankan setiap arahan partai dengan penuh semangat dan sukacita, sementara royal berkontribusi penuh melalui tiga hal, yaitu royal pikiran (gagasan), royal tenaga (kerja keras di lapangan), maupun kesiapan berkontribusi finansial untuk menyukseskan agenda organisasi.

Rocky membagikan perjalanan kariernya dari seorang anak buruh tani hingga berhasil menduduki kursi anggota DPR RI. Menurutnya, proses kaderisasi di TIDAR yang diikutinya sejak tahun 2014 menjadi fondasi utama hingga bisa berkontribusi langsung bagi masyarakat dan negara.

"Saya berproses di TIDAR dari bawah, dari tidak mengerti politik hingga bisa menjadi pejabat negara. Kalau saya bisa, teman-teman anak muda di sini juga harus bisa," ujarnya membakar semangat para kader.

Seremoni pembukaan Tunas 3 dan Musda PD TIDAR DIY, Jumat, 11 September 2026. (Foto: RRI/Dyan Parwanto)

Lebih lanjut Rocky menjelaskan, Pelatihan Tunas 3 dan Musda DIY merupakan bagian dari agenda rutin organisasi pascapemilu untuk menjaga keberlanjutan regenerasi kepemimpinan. TIDAR merupakan Gerindra-Gerindra muda yang mempersiapkan diri untuk membangun komunikasi, membangun jaringan untuk membantu masyarakat dalam semua kegiatan sosial, kependidikan, dan juga politik praktis di setiap daerah.

" Tentunya Yogyakarta sebagai provinsi dan kota pendidikan melahirkan banyak pemikir-pemikir, akademis-akademis untuk bangsa dan negara. Kami mengharapkan lahir dari ruangan ini, dari Tidar, nanti pemimpin-pemimpin Yogyakarta berikutnya, baik di segala tingkatan politik, apakah itu DPRD, apakah itu DPRD Provinsi, Kabupaten, dan DPR RI," ucapnya.

Dalam kontestasi Pemilu, Rocky juga mengungkapkan, TIDAR berperan merangkul suara-suara pemilih anak-anak muda, dan juga mendistribusikan program-program yang disampaikan dengan cara-cara anak muda, dengan gaya-gaya anak muda. Ia menekankan, politik itu tidak dibuat rumit, tetapi dibuat dengan sejenaka mungkin agar bisa dipahami oleh anak-anak muda di Indonesia.

"Kita fokus pada kaderisasi membentuk anak-anak muda agar lebih petat- peka terhadap politik dan tidak apolitis dan siap menyelenggarakan pemilu dan memenangkan Gerindra 2029," ujarnya, menambahkan.

Sementara itu, Waka 1 Bidang OKK DPD Gerindra Daerah Istimewa Yogyakarta, Raden Mas Gustilantika Marrel Suryokusumo menyampaikan, TIDAR DIY yang merupakan generasi muda menjadi ujung tonggak partai Gerindra. Menurutnya, Yogyakarta sebagai miniatur Indonesia memiliki keragaman baik dalam pandangan politik, agama, kepercayaan, hingga suku.

"Kalian harus mencerminkan juga bagaimana menjadi TIDAR DIY yang baik, Tidar DIY yang memang menjunjung tinggi perbedaan, tapi menjunjung tinggi juga persatuan. Itu yang kami terus suarakan, karena yang namanya anak muda, kalian harus punya wawasan yang luas, harus punya hati yang terbuka, pikiran yang terbuka, karena itu akan menjadi modal kalian ke depan," katanya, menekankan.

Mas Marrel menambahkan, materi-materi yang disampaikan dalam Tunas 1 dan 2, serta Tunas 3 saat ini menarik dan bagus dengan menghadirkan pembaca yang kompeten. Ia menaruh harapan, TIDAR merupakan tunas-tunas Indonesia yang ingin membuat perubahan untuk menjadi lebih baik.

"Kemarin pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari kawan-kawan, dari Bro, Sis TIDAR DIY ini sangat-sangat menarik. Bahkan urusan muatan lokal pun pertanyaannya pertanyaan yang sungguh-sungguh tajam, gitu. Tapi saya justru senang, Bro, karena pertanyaan-pertanyaan itu menunjukkan bahwa mereka peduli," ujarnya, mengungkapkan.

Melalui Musda ini Mas Marrel juga berharap, anggota dan kepemimpinan selanjutnya bisa betul-betul bekerja dengan baik, bekerja sama, merangkul baik seluruh mahasiswa, anak-anak muda, masyarakat, senior-senior, hingga pengurus-pengurus pendahulu. Kolaborasi bersama DPD Gerindra DIY juga diharapkan mewujudkan keadaan untuk menjadi lebih baik dan membawa amanah untuk bisa bekerja dan memberi perubahan di lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....