Jalan Tol Diharapkan Perkuat Akses Wisata dan Investasi di Gunungkidul
- 06 Agt 2026 22:42 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Gunungkidul— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mendorong pengembangan jaringan jalan tol agar dapat menjangkau wilayah Gunungkidul sebagai langkah memperkuat konektivitas, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan daya saing sektor pariwisata. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam audiensi antara Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk di Kantor Jasa Marga, Gerbang Tol Purwomartani, Kabupaten Sleman, Rabu 5 Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan harapan agar pembangunan ruas tol yang saat ini mengarah ke Bokoharjo tidak berhenti di wilayah tersebut, melainkan dapat diteruskan hingga memasuki Kabupaten Gunungkidul. Menurutnya, diperlukan sinergi antara pemerintah kabupaten, Pemerintah Daerah DIY, Jasa Marga, dan pemerintah pusat untuk merealisasikan rencana tersebut.
Endah menilai keberadaan jalan tol hingga Gunungkidul akan membuka akses menuju berbagai destinasi wisata unggulan, khususnya kawasan Nglanggeran yang baru saja meraih penghargaan sebagai juara pertama Trisakti Tourism Award. Selain itu, kawasan wisata di wilayah pegunungan utara hingga Gunung Gambar juga diperkirakan akan memperoleh manfaat dari meningkatnya kemudahan akses.
“Kami berharap pembangunan jalan tol tidak berhenti di Bokoharjo, tetapi dapat diteruskan hingga masuk ke Kabupaten Gunungkidul,” kata Endah.
Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantono, menjelaskan bahwa pembangunan akses tol dari Purwomartani menuju Bokoharjo masih terus berlangsung. Jalur tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi wisatawan dari berbagai daerah di Pulau Jawa untuk menuju kawasan Yogyakarta, termasuk destinasi wisata di Gunungkidul.
Ia juga mengungkapkan bahwa jalan lingkar Bokoharjo sepanjang sekitar 27 kilometer berpotensi menjadi jalur strategis menuju kawasan wisata. Saat ini, pembangunan ruas tersebut hanya menyisakan sekitar tiga kilometer lagi untuk diselesaikan.
“Keberadaan jalan lingkar ini nantinya akan menjadi salah satu akses penting yang mendukung mobilitas wisatawan menuju berbagai objek wisata,” ujar Rivan.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga menegaskan komitmennya dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan memberikan kemudahan proses perizinan bagi investor. Dengan semakin baiknya konektivitas transportasi, pemerintah berharap pertumbuhan sektor pariwisata akan diikuti peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk berkembangnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....