Musim Kemarau Panjang, Penderita ISPA di Sleman Melonjak 45 Persen

  • 06 Agt 2026 19:38 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Dinas Kesehatan Sleman mencatat terjadinya peningkatan jumlah kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada musim kemarau ini. Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Khamidah Yuliati menyebut kenaikan jumlah penyakit ISPA terbilang signifikan.

“Peningkatannya sekitar 30 persen sampai 45 persen dibandingkan dengan hari-hari biasanya,” kata Yuli saat ditemui di Sleman, Kamis, 6 Agustus 2026.

Yuli menjelaskan kemarau panjang turut menjadi faktor peningkatan jumlah kasus ISPA. Terlebih, pada musim kemarau ini kerap terjadi suhu dingin yang juga disebut fenomena bediding, Di sisi lain, musim kemarau yang kering juga memicu debu yang dapat mengganggu pernapasan.

Sementara, Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama menuturkan pada kondisi normal pun ISPA menjadi penyakit paling banyak yang ditemui di fasilitas kesehatan pertama. Dia menyebut daya tahan tubuh menjadi kunci pencegahan penularan penyakit ISPA. Di sisi lain, masyarakat juga didorong untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Menurutnya, jika lingkungan bersih dan sehat maka akan tercipta imunitas tubuh. Dengan demikian, masyarakat tak mudah tertular penyakit. Selain itu, Cahya juga mendorong masyarakat melakukan vaksinasi influenza pada kondisi tertentu.

“Bagi mereka yang memang sudah rentan misalnya orang tua, anak-anak, atau yang berpenyakit kronis seperti diabetes mellitus, jantung, hipertensi sebaiknya melakukan vaksinasi influenza,” ucap Cahya.

Sebagai langkah antisipasi lainnya, Dinas Kesehatan Slema mendorong fasilitas kesehatan untuk melakukan upaya preventif dan promotif, termasuk melakukan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat. Cahya menambahkan, agar tak menjadi siklus penyakit yang selalu terjadi setiap musim kemarau, masyarakat diimbau untuk menjaga kesehatan lingkungan masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....