Stunting di Mergangsan Turun Menjadi 8,46 Persen pada Juni 2026

  • 29 Jul 2026 11:41 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Puskesmas Mergangsan mencatat angka stunting di wilayah Kemantren Mergangsan mengalami penurunan. Hingga Juni 2026, prevalensi stunting tercatat sebesar 8,46 persen, turun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 10,6 persen.

Kepala Puskesmas Mergangsan Risa Dhiana Permanasari mengatakan capaian tersebut menunjukkan adanya perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menyampaikan saat ini angka stunting di wilayah Mergangsan sudah berada di satu digit.

“Alhamdulillah sekarang sudah satu digit. Per Juni angkanya 8,46 persen. Dibandingkan tahun lalu sudah lebih turun,” ujarnya.

Risa menjelaskan untuk menekan angka stunting, Puskesmas Mergangsan rutin melakukan pemantauan pertumbuhan balita melalui posyandu setiap bulan. Balita yang berat badannya tidak mengalami kenaikan akan dipanggil ke puskesmas untuk dilakukan validasi data.

Puskesmas Mergangsan juga menjalankan Program Kelas Pendampingan Anak Tumbuh (PKAT) bagi bayi usia di bawah enam bulan. Pihaknya juga melakukan skrining kesehatan bagi anak usia dua tahun di tingkat kelurahan.

“Nanti kalau yang usia dua tahun itu tidak hadir di kelurahan juga kita undang ke puskesmas,” ucapnya.

Risa menambahkan Puskesmas Mergangsan juga memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), melaksanakan skrining kesehatan anak, serta melakukan kunjungan ke rumah balita yang berisiko stunting.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....