Mahasiswa PPG UNY Edukasi Guru PJOK tentang Pencegahan dan Penanganan Cedera

  • 11 Sep 2026 05:42 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Direktorat Pendidikan Profesi dan Kompetensi (DPPK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar Workshop Pencegahan dan Penanganan Cedera bertema Sigap Cedera, Siap Beraksi, Kamis, 10 September 2026, di SD Negeri Minggiran, Yogyakarta.

Ketua Panitia kegiatan, Muhammad Dicky Reza menjelaskan, workshop tersebut menjadi wadah edukasi mengenai pencegahan dan penanganan cedera, khususnya dalam pembelajaran olahraga. Tema tersebut dipilih berdasarkan hasil konsultasi dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) mengenai kebutuhan para guru.

Dari hasil konsultasi, pencegahan dan penanganan cedera menjadi salah satu hal yang dinilai perlu untuk diberikan kepada para guru. “Realitanya di lapangan, banyak para guru yang mungkin belum tahu penanganan atau pencegahan cedera kepada para peserta didik atau murid,” ucapnya saat ditemui di sela kegiatan.

Melalui workshop tersebut, Dicky berharap para guru dapat lebih sigap ketika terjadi kecelakaan atau cedera saat pembelajaran PJOK maupun di lingkungan sekolah. Guru diharapkan tidak panik dan mengetahui langkah pertolongan pertama serta upaya pencegahan agar cedera tidak semakin parah

Gelaran Workshop Pencegahhan dan Penanganan Cedera Bertema Sigap Cedera, Siap Beraksi. (Foto: Dok. Mahasiwa PPG UNY)

Sementara itu, mahasiswa lainnya, Zain Baihaqi menambahkan, workshop diisi dengan pemaparan materi oleh narasumber yang dinilai kompeten dibidangnya yakni perwakilan dari PMI Kota Yogyakarta, sesi tanya jawab, serta praktik sederhana terkait penanganan cedera yang sering terjadi di sekolah maupun di lapangan.

“Nanti yang dipraktikkan yang sering terjadi di sekolah dan di lapangan. Kadang ada yang pingsan, mungkin keseleo, atau ada yang mengalami pendarahan,” ucapnya.

Workshop tersebut merupakan proyek dalam mata kuliah Proyek Kepemimpinan di bawah bimbingan dosen Herka Maya Jatmika. Pemilihan tema didasarkan pada latar belakang seluruh anggota kelompok yang berasal dari PPG Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).

Sementara peserta workshop merupakan guru olahraga yang tergabung dalam KKG dari empat kemantren di Kota Yogyakarta, yakni Kemantren Mergangsan, Keraton, Mantrijeron, dan Gondomanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....