Sarana Prasarana Sekolah Rakyat Lendah Siap dipakai MPLS 31 Juli 2026
- 29 Jul 2026 10:40 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Kulon Progo - Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis memastikan seluruh sarana dan prasarana utama siap digunakan untuk mendukung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Jumat, 31 Juli 2026 mendatang.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis DIY, Raden Haryo Satriyawan, menjelaskan, secara umum fasilitas dasar seperti pasokan air bersih hingga instalasi listrik sudah dipastikan siap dan aman digunakan oleh para siswa baru.
"Untuk pelaksanaan MPLS pada tanggal 31 Juli nanti, seluruh fasilitas pendukung utama sudah siap digunakan. Pasokan air dan listrik semuanya sudah siap. Pekerjaan yang tersisa saat ini berada dalam masa pemeliharaan, seperti pembersihan lokasi yang dilakukan oleh beberapa pekerja," ujarnya, Selasa 28 Juli 2026.
Ia menjelaskan, fokus penggunaan gedung pada kegiatan MPLS ini akan berpusat di gedung SD yang memiliki kapasitas penampungan hingga 540 siswa. Gedung ini dinilai lebih dari cukup untuk menampung seluruh calon siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA yang diperkirakan berjumlah sekitar 314 anak.
"Siswa jenjang SD, SMP, dan SMA akan disatukan di gedung SD ini, memanfaatkan lantai satu dan lantai dua. Untuk pengaturan teknis pembagian kelasnya nanti diserahkan sepenuhnya kepada Kepala Sekolah," ujarnya.
Selain ruang kelas, sejumlah fasilitas pendukung di area sekitar juga disiapkan secara berurutan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan sistem pengasramaan. Fasilitas tersebut meliputi Asrama Putra dan Asrama Putri SD yang berada di seberang gedung utama, gedung dapur, Asrama Putra dan Asrama Putri SMP yang dilengkapi fasilitas kantin, serta gedung serbaguna dan lapangan upacara.
Haryo menambahkan, hingga saat ini progres fisik pembangunan fasilitas tersebut telah mencapai 97 persen. Pihaknya terus mengupayakan percepatan agar sisa pengerjaan penyelesaian akhir (finishing) dan pembersihan kawasan dapat rampung sepenuhnya tepat waktu.
"Progres pembangunan hari ini sudah menyentuh angka 97 persen. Kami terus memaksimalkan pengerjaan secepat mungkin, sehingga ketika para siswa memasuki masa pembelajaran, area sekolah sudah dalam kondisi bersih dan nyaman," ujarnya.
Kepala Sekolah Rakyat Lendah, Agus Ristanto, menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan MPLS sudah disusun berdasarkan arahan serta panduan resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos), yang kemudian disesuaikan dengan kebutuhan lokal sekolah.
"Kami tetap mengacu pada template dari pusat, dalam hal ini Kemensos, terkait pelaksanaan MPLS. Dalam rangkaian ini, kami tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah saja, tetapi juga lingkungan asrama. Jadi konsepnya adalah Masa Pengenalan Lingkungan Asrama dan Sekolah," ujarnya.
Ia menjelaskan, pihak sekolah bersama tim penyusun telah menyiapkan jadwal serta susunan acara secara matang. Panduan dari pusat diolah dan dielaborasi sedemikian rupa agar materi yang disampaikan efektif, khususnya dalam mendampingi adaptasi awal para siswa di lingkungan baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....