HUT ke-6 TPOF Kulon Progo Ajak Ratusan Pegowes Tanam Pohon Tabebuya
- 26 Jul 2026 13:10 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, KULON PROGO — Mengusung tema "Ngontel Merawat Zaman, Menjaga Alam", Komunitas Sepeda Tua Tentara Pelajar Oude Fiets (TPOF) Kulon Progo menggelar aksi sepeda bersama (ngonthel) sekaligus penanaman pohon dalam rangka memperingati ulang tahunnya yang ke-6.
Kegiatan yang diikuti oleh ratusan pencinta sepeda tua se-DIY ini menjadi ajang silaturahmi, sekaligus wujud nyata kepedulian komunitas terhadap kelestarian lingkungan serta kontribusi sosial-budaya bagi masyarakat.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain perwakilan BBWS Serayu Opak DIY, pengurus KOSTI, Lurah Wates, Lurah Pengasih, serta jajaran Kapolsek Wates dan Kapolsek Pengasih.
Ketua TPOF Kulon Progo Maruta menjelaskan keberadaan komunitas sepeda tua hendaknya memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, baik di tingkat lokal maupun nasional, sebagai wujud rasa cinta tanah air.
"Sepeda tua atau komunitas sepeda tua itu tidak hanya sekadar ngontel selesai. Ada sesuatu yang kita berikan kepada masyarakat, dalam konteks lokal maupun nasional sebagai wujud cinta tanah air," katanya Minggu, 26 Juli 2026.
Pada peringatan tahun ini, Maruta menyampaikan TPOF Kulon Progo bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak. Melalui kerja sama tersebut, TPOF menerima bantuan sebanyak 250 bibit tanaman tabebuya untuk ditanam di sepanjang Selokan Kalibawang.
Kawasan di sepanjang selokan tersebut kini menjadi jalan alternatif yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat, anak-anak sekolah, maupun para pegowes.
"Harapannya, di sepanjang Selokan Kalibawang yang merupakan jalan alternatif untuk anak sekolah maupun jalur gowes, ketika jalurnya sudah diaspal dan ada tanaman perindang tabebuya, suasananya akan semakin asri. Hal ini juga diharapkan dapat memicu tumbuhnya UMKM lokal yang memanfaatkan peluang tersebut," katanya.
Kegiatan ngontel bareng ini diikuti oleh sekitar 18 komunitas sepeda tua yang terdaftar dari seluruh wilayah DIY di bawah naungan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI), dengan total sekitar 500 peserta.
| Baca juga: Turun, Jumlah Orang Miskin di DIY |
Para peserta menempuh rute yang dimulai dari Taman Beji Nyawiji - Teteg Cekelan - Gedung Kesenian - Kantor Pos - Stasiun - Jalan Baru Miri - DPRD Kulon Progo - Pertigaan Dayakan - TBK - Kapanewon Pengasih - Pertigaan Kepek - Pertigaan Serang - UNY - Pemkab Kulon Progo - Alun-alun Wates, dan berakhir kembali di Taman Beji Nyawiji.
Melalui agenda ini, Maruta berharap kegiatan tersebut tidak hanya mempererat koordinasi antar-komunitas sepeda di DIY, tetapi juga menginspirasi komunitas lain untuk mengemas kegiatan dengan gagasan yang kreatif dan bermanfaat.
"Kami berharap event ini bisa menginspirasi komunitas di DIY untuk memberikan warna berbeda pada setiap kegiatannya, baik itu kepedulian lingkungan, sosial, maupun kebudayaan," katanya.
Dalam puncak peringatan HUT ke-6 TPOF ini, acara dilanjutkan dengan penyerahan bibit pohon tabebuya secara simbolis, pemotongan tumpeng, serta panggung hiburan bagi para peserta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....