Gelar Seminar Nasional, HIMPSI Perkuat Kepemimpinan Perempuan di Era Disrupsi
- 24 Jul 2026 15:35 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) menggelar Seminar Nasional bertajuk Kepemimpinan Wanita di Era Disrupsi: Resiliensi, Budaya, dan Perdamaian Dunia di Gedung DPD DIY, Jumat 24 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju Kongres XV HIMPSI yang akan digelar pada 16–18 Oktober 2026.
Seminar nasional ini menghadirkan tujuh sesi diskusi dengan narasumber yang berbeda. Empat sesi di antaranya digelar secara daring pada Sabtu, 25 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran kepemimpinan perempuan melalui perspektif psikologi dan budaya, sekaligus mendorong kontribusi perempuan dalam upaya menciptakan perdamaian dunia di era disrupsi.
Sekretaris HIMPSI DIY, Rahmi Diana, menjelaskan tema kepemimpinan perempuan dipilih karena DIY memiliki sosok pemimpin perempuan yang dinilai mampu mengayomi masyarakat, yakni Gusti Kanjeng Ratu Hemas yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPD RI.
Rahmi mengatakan, seminar tersebut mendapat dukungan penuh dari GKR Hemas meskipun berhalangan hadir. Dalam kegiatan itu, HIMPSI juga menggandeng Dinas Psikologi TNI Angkatan Laut dan Graha Ilmu untuk meluncurkan buku berjudul Kesehatan Mental Wanita Penjaga Perdamaian Dunia.
Ia menjelaskan, buku tersebut ditulis oleh anggota HIMPSI yang bertugas di Dinas Psikologi TNI Angkatan Laut. Buku itu mengangkat pengalaman para penulis saat bertugas di wilayah konflik, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi terkait kesehatan mental.
“Penulisnya merupakan anggota Himpunan Psikologi yang ada di Dinas Psikologi Angkatan Laut. Mereka menuliskan pengalaman saat bertugas di wilayah konflik, termasuk tantangan kesehatan mental dan sebagainya. Isu itu menarik untuk diangkat, khususnya terkait dengan peran perempuan,” ucapnya saat ditemui di sela kegiatan.

Rahmi menambahkan, kepemimpinan perempuan dalam seminar tersebut dibahas dari berbagai perspektif, mulai dari budaya, psikologi, hingga sosial kemasyarakatan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai isu-isu kesehatan mental.
“Sebagai Himpunan Psikologi yang berisi para ilmuwan dan praktisi psikologi, kami berharap dapat semakin menebarkan manfaat bagi masyarakat luas, terutama terkait isu-isu kesehatan mental,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Psikologi TNI Angkatan Laut dalam sambutannya yang dibacakan oleh Letkol Laut Khusus Wanita (KH/W) dr. Dewi Nurnindyah menyampaikan, tema seminar tersebut relevan dengan dinamika global yang berlangsung cepat, kompleks, dan penuh ketidakpastian.
“Dalam situasi seperti ini, tentunya kepemimpinan tidak lagi hanya ditentukan oleh kemampuan seseorang dalam mengelola organisasi, tetapi juga oleh kapasitas untuk beradaptasi, mengambil keputusan secara bijak, membangun ketahanan psikologis, serta menjaga nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Dewi menyampaikan Kepemimpinan yang sehat secara psikologis dinilai mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif, meningkatkan kesejahteraan personel, dan memperkuat ketahanan organisasi dalam menghadapi berbagai tuntutan disrupsi.
Melalui seminar tersebut, ia berharap lahir berbagai gagasan, perspektif, dan referensi yang dapat memperkaya pengembangan kepemimpinan perempuan di Indonesia.
Sebagai informasi, seminar nasional tersebut merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Road to Kongres XV HIMPSI. Kongres HIMPSI digelar setiap empat tahun sekali dan pada tahun ini DIY dipercaya menjadi tuan rumah. Sebelum itu, sejak November tahun lalu pihkanya telah mengadakan sejumlah event menuju kongres.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....