Mendag Dorong Penguatan Industri Kakao dari Hulu ke Hilir

  • 23 Jul 2026 15:49 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong penguatan industri kakao dalam negeri dari sektor hulu hingga hilir untuk memperluas pasar ekspor. Budi menyebut, pemerintah terus memperluas akses pasar melalui berbagai perjanjian dagang.

"Kita sekarang sudah mempunyai 25 perjanjian dagang yang sudah diimplementasikan. Salah satunya yang akan kita kejar nanti September mudah-mudahan bisa selesai ditandatangani, yaitu IEU-CEPA (Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement) karena pasarnya sangat besar," ujar Budi pada gelaran The 9th Indonesia International Cocoa Conference (IICC) 2026 yang digelar di Hotel Tentrem Yogyakarta, Kamis, 23 Juli 2026.

Budi menuturkan kesepakan IEU-CEPA akan membuka peluang yang lebih besar bagi produk kakao Indonesia untuk memasuki pasar Uni Eropa. Selain Eropa, Amerika Serikat juga menjadi pasar potensial bagi ekspor produk cokelat Indonesia. Di samping memperluas akses pasar, Budi juga menekankan pentingnya membangun ekosistem industri kakao yang terintegrasi. Menurutnya, perusahaan-perusahaan pengolahan kakao perlu memperkuat kemitraan dengan petani agar rantai pasok bahan baku tetap terjaga.

Budi mengaku mengapresiasi tumbuhnya regenerasi petani kakao di Indonesia. Berdasarkan masukan dari Asosiasi Kakao Indonesia (Askindo), semakin banyak petani muda yang mulai terjun mengelola perkebunan kakao sehingga memberikan harapan bagi keberlanjutan industri nasional.

"Artinya dari hulu sampai hilir regenerasinya bagus. Mudah-mudahan nanti semua proses, mulai dari hulu sampai hilir, ada di Indonesia. Pasarnya saja yang di luar negeri,” ucap Budi.

Diharapkan Indonesia tidak hanya menjadi penghasil biji kakao, tetapi juga mampu meningkatkan ekspor produk kakao yang memberikan manfaat lebih besar bagi kesejahteraan petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....