Gen Z Dinilai Punya Peran Penting Majukan Koperasi
- 23 Jul 2026 10:20 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID - Yogyakarta - Asisten Deputi Rantai Pasok Kementrian Koperasi RI, M Amin Nurhakim, mengungkap contoh nyata koperasi bagi gen z dalam sesi talk show seminar Sarasehan Perkoperasian yang bertema “Membangun Koperasi Sektor Riil yang Berdaya Melalui Peran Aktif Generasi Z”. Sesi ini merupakan bagian rangkaian Peringatan Hari Koperasi Nasional yang digelar di Amphitheater Teras Malioboro 1, Rabu, 22 Juli 2026.
Amin menceritakan terdapat sekelompok mahasiswa yang membangun startup aplikasi (game) lewat wadah koperasi bernama Let’s Play Game, yang awalnya terkendala modal.
“Ada kumpulan mahasiswa yang terbiasa membuat aplikasi tetapi mereka tidak punya modal, akhirnya bareng-bareng kumpulin modal yang ini RP.500 ribu yang ini Rp.2 juta yang ini Rp.3 juta kemudian mereka mencoba membuat start-up dan membentuk koperasi Let’s Play Game”, katanya.
Selain itu, Amin juga mencontohkan Koperasi Kalijawi di Yogyakarta yang sedang menyiapkan perumahan bagi sekitar 60 anggotanya. Menurutnya, koperasi tidak sekedar persoalan simpan-pinjam, tetapi bisa meluas sektor riil lain seperti pertanian, perkebunan, hingga perumahan.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Rangga Alfahendra, menilai koperasi punya peluang besar untuk ekonomi masa depan. Asalkan secara aktif melibatkan generasi muda dalam pengambilan keputusan.
Pengelola koperasi simpan pinjam dan pembiyaan syariah BMT UMY, yang merupakan salah satu penerima penghargaan Koperasi dengan Kepatuhan Terbaik Kedua se-DIY, mengatakan digitalisasi menjadi kunci koperasinya tetap relevan bagi generasi muda. Menurutnya, sejak lima tahun lalu BMT UMY telah menerapkan sistem transaksi digital melalui aplikasi BMT UMY Mobile.

“Kita selalu aktif di sosial media, kebetulan kami itu memiliki akun di sosial media. Itu menjadi salah satu upaya kami untuk terus mengembangkan BMT UMY sehingga itu bisa diterima oleh anak-anak Gen Z”, kata Siwi. Ia menambahkan berkat kemudahan aplikasi tersebut, sekitar 80 persen mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melakukan pembayaran SPP melalui BMT UMY.
Talkshow seminar ini merupakan rangkaian acara perayaan Hari Koperasi Nasional ke-79, yang turut dihadiri Wakil Gubernur DIY, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, serta Duta Koperasi Sleman 2022. (Naila Siti Aisyatarridho)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....