Kolaborasi dan Inovasi Dinilai Jadi Daya Tarik Koperasi bagi Generasi Z

  • 22 Jul 2026 23:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Koperasi didorong untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan gaya hidup Generasi Z agar tetap relevan menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Transformasi tersebut dinilai penting karena generasi muda memiliki peran strategis dalam menciptakan koperasi yang lebih inovatif, digital, dan kolaboratif.

Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Dr. Rangga Almahendra, S.T., M.M., mengatakan koperasi tidak lagi dapat dipandang sebagai organisasi ekonomi yang identik dengan sistem lama. Menurutnya, perubahan lanskap ekonomi global justru membuka peluang besar bagi koperasi untuk berkembang melalui semangat kolaborasi.

"Kita sering membenturkan koperasi dianggap tidak modern. Padahal sebetulnya koperasi bisa menjadi fondasi masa depan untuk ekonomi bangsa," ujar Rangga.

Ia menegaskan bahwa anggota koperasi harus menjadi subjek utama dalam kepemilikan, pengambilan keputusan, dan pengelolaan organisasi. Dengan demikian, koperasi mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih partisipatif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Duta Koperasi Sleman 2022, Imam Danendra, menilai Generasi Z cenderung memilih aktivitas yang memiliki nilai, memberikan manfaat nyata, serta didukung pemanfaatan teknologi. Karena itu, koperasi perlu melakukan rebranding agar lebih dekat dengan karakter anak muda.

Menurut Imam, konsep seperti co-working space, crowdfunding, hingga pendekatan ala startup dapat menjadi strategi efektif untuk memperkenalkan koperasi kepada Generasi Z.

"Anak muda akan lebih tertarik jika koperasi dikemas lebih modern, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan mereka," katanya.

Di sisi lain, pemerintah juga terus memperkuat literasi koperasi di kalangan generasi muda. Asisten Deputi Rantai Pasok Kementerian Koperasi, M. Amin Nur Hakim, mengatakan pemerintah telah menjalankan program Koperasi Masuk Kampus sebagai upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai koperasi sekaligus mendorong lahirnya koperasi yang sesuai dengan minat dan potensi generasi muda.

Menurut Amin, koperasi dapat menjadi ruang bagi Generasi Z untuk mengembangkan passion, membangun jejaring, sekaligus merintis usaha bersama.

"Koperasi harus memiliki skala bisnis yang memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya, sekaligus menjadi wadah kolaborasi sesuai minat dan kemampuan generasi muda," ujarnya.

Menutup diskusi, Imam Danendra mengajak generasi muda untuk terus meningkatkan rasa ingin tahu serta memanfaatkan berbagai peluang yang dapat dikembangkan melalui koperasi. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar koperasi semakin inovatif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan masa depan.

Ia optimistis saat ini menjadi momentum yang tepat bagi Generasi Z untuk terlibat aktif membangun koperasi yang lebih modern, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya maupun perekonomian nasional. .(Afifah zahra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....